UMS Rappang Gelar Kuliah Umum, Dorong Mahasiswa Berakar di Lokal dan Bertumbuh Secara Global

waktu baca 3 menit
Senin, 31 Agu 2026 10:42 0 30 Bahri Layya

Metromilenial online.com, Sidrap – Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) akan menggelar Kuliah Umum Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 dengan mengangkat tema “Berakar di Lokal, Bertumbuh Secara Global: Etos Pembelajar dan Aksi Berdampak dalam Transformasi menuju Smart Village.”

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Selasa (1/9/2026) mulai pukul 08.30 Wita hingga selesai yang digelar secara hybrid. Diikuti Offline oleh mahasiswa semester 1 di Auditorium H. Zaini Razak UMS Rappang dan diikuti Online atau daring oleh mahasiswa semester III, V, VII, program Magister, serta Doktoral.

Kuliah umum ini akan menghadirkan Dr. Ir. Reza Asra, S.Tp., M.P., IPM., Dekan Fakultas Sains dan Teknologi (FAST) UMS Rappang, sebagai narasumber.

Wakil Rektor I UMS Rappang, Assoc. Prof. Dr. Ir. H. Muhammad Rais Rahmat Razak, M.Si., mengatakan kuliah umum menjadi bagian penting dalam membangun pola pikir mahasiswa agar tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga mampu melihat dan menjawab persoalan yang ada di tengah masyarakat.

“Mahasiswa harus memiliki etos sebagai pembelajar. Artinya, proses belajar tidak berhenti di ruang kelas, tetapi bagaimana ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Dr. Muhammad Rais.
Menurutnya, tema Berakar di Lokal, Bertumbuh Secara Global menjadi relevan dengan tantangan pendidikan tinggi saat ini. Mahasiswa diharapkan mampu memahami potensi daerah dan persoalan lokal, sekaligus memiliki wawasan global dalam menghadapi perubahan teknologi dan perkembangan zaman.

Ia menambahkan, konsep Smart Village tidak semata-mata berbicara tentang pemanfaatan teknologi, tetapi juga menyangkut bagaimana sumber daya manusia dan potensi lokal dapat dikembangkan secara inovatif dan berkelanjutan.
“Transformasi menuju Smart Village membutuhkan sumber daya manusia yang adaptif, kreatif, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosialnya. Karena itu, mahasiswa harus mampu menjadi bagian dari solusi dan menghasilkan aksi yang berdampak,” jelasnya.

Semada juga disampaikan Rektor UMS Rappang, Prof. Dr. H. Jamaluddin Ahmad, S.Sos., M.Si., Ia menekankan pentingnya penguatan kapasitas mahasiswa dalam menghadapi perubahan dan tantangan global. Menurutnya, perguruan tinggi tidak hanya memiliki tanggung jawab dalam memberikan pengetahuan akademik, tetapi juga membentuk generasi yang mampu membaca potensi lokal dan mengubahnya menjadi inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia berharap kuliah umum tersebut dapat menjadi momentum bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan, membangun karakter sebagai pembelajar sepanjang hayat, serta berani menghasilkan gagasan dan aksi yang berdampak.

“Mahasiswa harus mampu berakar pada potensi dan kearifan lokal, tetapi memiliki cara pandang global. Dengan bekal ilmu pengetahuan, teknologi, dan karakter yang kuat, mahasiswa diharapkan mampu menjadi bagian dari transformasi masyarakat, termasuk dalam mendorong terwujudnya Smart Village,” ujar Jamaluddin.

Menurutnya, transformasi menuju Smart Village membutuhkan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan. Karena itu, UMS Rappang berkomitmen mendorong pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga pada penerapan ilmu dan penyelesaian persoalan nyata di masyarakat.(*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *