
Metromilenial online.com, SIDRAP—Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) menggelar penyegaran dan penyamaan persepsi asesor Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), Jumat (21/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan kampus dalam pelaksanaan asesmen calon mahasiswa yang memilih jalur RPL.
Kegiatan berlangsung di Aula Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Lantai 1 UMS Rappang. Agenda tersebut dihadiri Wakil Rektor III UMS Rappang Dr. Herman D, S.Pd., S.IP., M.Si., para dekan dan wakil dekan, ketua program studi (kaprodi), serta dosen.
Kegiatan dipimpin Suleha, S.Pd., M.Pd., selaku penanggung jawab Program RPL UMS Rappang. Penyegaran dilakukan untuk meningkatkan pemahaman sekaligus menyamakan persepsi para asesor atau tim penilai sebelum melakukan asesmen terhadap calon mahasiswa RPL.
Suleha mengatakan, penyegaran asesor menjadi tahapan penting untuk memastikan proses penilaian terhadap pengalaman dan pembelajaran calon mahasiswa dilakukan secara tepat dan sesuai ketentuan.
“Kami melaksanakan penyegaran asesor atau tim penilai dalam rangka persiapan penilaian bagi calon mahasiswa RPL,” kata Suleha usai kegiatan, Jumat (21/8/2026).
Ia menjelaskan, UMS Rappang menyediakan RPL Tipe A melalui dua skema, yakni RPL perolehan dan RPL transfer.
Melalui RPL perolehan, pengalaman kerja, pelatihan, maupun pembelajaran yang telah dimiliki calon mahasiswa dapat dinilai dan direkognisi menjadi capaian pembelajaran atau satuan kredit semester (SKS) sesuai hasil asesmen.
Sementara RPL transfer ditujukan bagi calon mahasiswa yang sebelumnya telah menempuh pendidikan formal di perguruan tinggi lain dan memiliki capaian pembelajaran yang dapat dialihkan sesuai ketentuan.
“Untuk RPL ini sendiri tersedia RPL Tipe A, yakni jalur perolehan dan transfer. Untuk perolehan, bisa direkognisi dari pengalaman kerja mahasiswa sehingga waktu kuliah dan masa studinya bisa lebih singkat dibandingkan mahasiswa reguler,” jelasnya.
Dengan adanya jalur tersebut, pengalaman kerja maupun pendidikan sebelumnya tidak harus kembali ditempuh dari awal. Hasil asesmen dapat menjadi dasar pengakuan capaian pembelajaran sehingga mahasiswa berpeluang menyelesaikan studi dalam waktu yang lebih singkat.
Selain mempercepat masa studi, jalur RPL juga memberikan fleksibilitas bagi masyarakat yang telah bekerja. Program ini dinilai cocok bagi guru dan tenaga kependidikan, ASN atau pegawai pemerintah, karyawan swasta, wirausaha dan profesional, alumni diploma, mahasiswa pindahan, hingga lulusan SMA/SMK yang telah memiliki pengalaman kerja.
UMS Rappang membuka jalur RPL pada sejumlah program studi jenjang sarjana. Berdasarkan informasi program RPL UMS Rappang, terdapat 16 prodi S1 yang dapat dipilih calon mahasiswa.
Program tersebut meliputi S1
Administrasi Publik, Ilmu Pemerintahan, Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, Teknologi Pendidikan, Bisnis Digital, Kewirausahaan, Agribisnis, Agroteknologi, Teknologi Hasil Pertanian, Perikanan, Peternakan, Administrasi Kesehatan, Pendidikan Vokasi Teknik Pertanian, serta Pendidikan Vokasional Seni Kuliner.
Selain jenjang sarjana, UMS Rappang juga membuka jalur RPL untuk Program Magister Administrasi Publik (S2).
Suleha mengatakan, pembukaan jalur RPL pada program studi tersebut disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku, termasuk status akreditasi program studi dan jenis RPL yang dapat diterapkan.
“Kalau yang akreditasinya sudah memenuhi ketentuan bisa melalui perolehan, bisa merekognisi dari pengalaman kerja dan pendidikan formalnya. Kalau yang akreditasinya masih kategori tertentu, hanya melalui transfer,” ujarnya.
Ia menambahkan, khusus jenjang magister, saat ini Program Magister Administrasi Publik menjadi program studi yang menerima mahasiswa melalui jalur RPL di UMS Rappang.
“Untuk S2 saat ini hanya Magister Administrasi Publik yang bisa menerima jalur RPL mengingat akreditasinya sudah Baik Sekali,” katanya.
Jalur RPL memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperoleh pengakuan atas pengalaman kerja, pelatihan, sertifikat, maupun pendidikan yang pernah ditempuh sebelumnya.
Pengakuan tersebut dilakukan melalui proses asesmen oleh asesor yang telah ditunjuk. Hasil asesmen menjadi dasar untuk menentukan capaian pembelajaran yang dapat direkognisi.
Dengan mekanisme tersebut, calon mahasiswa berkesempatan menghemat waktu dan biaya karena tidak seluruh beban pembelajaran harus ditempuh kembali.
Program ini juga dirancang fleksibel bagi pekerja yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi tanpa harus meninggalkan aktivitas pekerjaan.
UMS Rappang mengajak masyarakat yang memiliki pengalaman kerja maupun pembelajaran sebelumnya untuk memanfaatkan jalur RPL sebagai alternatif melanjutkan pendidikan tinggi.
Informasi dan pendaftaran RPL UMS Rappang dapat diperoleh melalui Admin PMB di nomor WhatsApp 0853-4291-3951 atau dengan datang langsung ke Kampus UMS Rappang, Jalan Angkatan 45 No. 1A, Pangkajene, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan.
“Ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk melanjutkan pendidikan dengan memanfaatkan pengalaman dan pembelajaran yang sudah dimiliki. Jadi, pengalaman kerja dan pendidikan sebelumnya dapat menjadi bagian dari proses rekognisi sesuai hasil asesmen,” pungkas Suleha.(*)
Tidak ada komentar