
Metromilenial online com, MAKASSAR—Mahasiswa Program Studi (Prodi) Vokasional Seni Kuliner, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang), mengikuti kegiatan orientasi industri perhotelan sebagai persiapan pelaksanaan Magang Praktik Industri.
Kegiatan orientasi tersebut dilaksanakan di sejumlah industri perhotelan dan kuliner di Kota Makassar dalam beberapa hari terakhir. Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan mahasiswa sebelum menjalani magang selama enam bulan pada Desember 2026 hingga Juni 2027.
Ketua Prodi Vokasional Seni Kuliner UMS Rappang, Damayanti Trisnasari, S.Pd., M.Pd., yang akrab disapa Chef Dama, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi program Merdeka Belajar.
“Orientasi industri ini kami lakukan sebagai langkah awal untuk memberikan gambaran kepada mahasiswa mengenai dunia kerja, khususnya industri perhotelan dan kuliner. Mahasiswa nantinya akan memilih dan menentukan industri yang sesuai dengan minat dan kompetensi mereka untuk menjadi tempat pelaksanaan magang,” kata Chef Dama saat dikonfirmasi, Rabu (19/8/2026).
Menurutnya, mahasiswa tidak hanya diperkenalkan dengan lingkungan kerja hotel, tetapi juga mendapatkan wawasan mengenai standar operasional, budaya kerja, pelayanan, hingga kompetensi yang dibutuhkan dalam industri hospitality.
Salah satu lokasi yang dikunjungi yakni Hotel Four Points by Sheraton Makassar. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mendapatkan kesempatan mengikuti hotel tour sekaligus orientasi awal terkait rencana pelaksanaan Magang Praktik Industri yang dijadwalkan berlangsung mulai Desember 2026 hingga Juni 2027.
Rombongan mahasiswa disambut Yudianto Rachwono, Learning and Development Coordinator Hotel Four Points by Sheraton Makassar. Mahasiswa juga mendapatkan pembekalan terkait perkembangan industri kuliner, termasuk materi bertajuk Fashion on Modern Bakery.
Selain itu, mahasiswa juga mendapat kesempatan bertemu dengan Chef Hendro Marten Lawalata, Culinary Director Camell Cafe and Baked by Camell. Pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk melihat secara langsung bagaimana standar profesional diterapkan dalam industri kuliner.
Chef Dama menambahkan, kegiatan orientasi industri penting dilakukan sebelum mahasiswa diterjunkan ke dunia kerja melalui program magang.
Menurutnya, mahasiswa perlu memiliki kesiapan mental, keterampilan, kedisiplinan, serta pemahaman mengenai etika kerja di industri.
“Mahasiswa harus memahami bahwa dunia industri memiliki standar kerja yang berbeda dengan pembelajaran di kampus. Karena itu, sebelum magang mereka perlu diberikan pengalaman dan gambaran mengenai bagaimana bekerja secara profesional,” ujarnya.
Ia berharap melalui kegiatan tersebut mahasiswa Vokasional Seni Kuliner UMS Rappang semakin siap mengikuti program magang dan mampu memanfaatkan pengalaman selama berada di industri untuk meningkatkan kompetensi.
“Kami berharap mahasiswa dapat memilih tempat magang yang sesuai dengan passion dan kompetensinya. Selama enam bulan nanti, mereka tidak hanya belajar bekerja, tetapi juga membangun karakter, kedisiplinan, kemampuan berkomunikasi dan keterampilan profesional,” jelasnya.
Chef Dama juga berharap pengalaman magang di industri perhotelan dan kuliner dapat menjadi bekal bagi mahasiswa setelah menyelesaikan pendidikan.
”
Target kami tentu mahasiswa bisa mendapatkan pengalaman yang benar-benar bermakna. Setelah selesai magang, mereka diharapkan memiliki kompetensi yang lebih kuat, jaringan profesional yang lebih luas, dan lebih percaya diri untuk masuk ke dunia kerja maupun mengembangkan usaha kuliner secara mandiri,” pungkasnya. (*)
Tidak ada komentar