
Metromilenial online.com, SIDRAP—Pengurus Himpunan Mahasiswa Administrasi Publik (HIMAP) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) periode 2026-2027 resmi dilantik.
Pelantikan berlangsung di Aula Lantai 3 Gedung FISIP UMS Rappang, Rabu (19/8/2026). Kegiatan mengusung tema “Merajut Kebersamaan, Menumbuhkan Integritas, Membangun Loyalitas Menuju HIMAP yang Profesional dan Visioner.” Setelah pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan upgrading dan rapat kerja (raker) untuk menyusun program kerja HIMAP periode 2026-2027.
Kegiatan dihadiri Wakil Dekan II FISIP UMS Rappang Muhammad Ikbal, S.Sos., M.Si., yang mewakili Dekan FISIP Dr. Erfina. Muhammad Ikbal sekaligus melantik pengurus baru dan membuka rangkaian kegiatan upgrading serta raker.
Turut hadir Wakil Ketua BEM FISIP Arma Haris, Ketua Demisioner HIMAP Muh. Khusnul Mubarak, jajaran pengurus HIMAP periode 2026-2027, serta perwakilan organisasi internal dan eksternal kampus.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua BEM FISIP Arma Haris menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus yang baru dilantik. Ia mengingatkan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi awal dari tanggung jawab yang harus dijalankan selama satu periode kepengurusan.
“Semoga apa yang diikrarkan dan dijanjikan di hadapan kita semua, serta di hadapan Allah SWT, dapat dipertanggungjawabkan dan amanahnya dijalankan dengan baik,” ujar Arma.
Ia juga menyinggung tiga nilai utama yang terkandung dalam tema pelantikan, yakni kebersamaan, integritas, dan loyalitas.
Menurutnya, kebersamaan menjadi fondasi penting dalam menjalankan organisasi. HIMAP, kata dia, tidak dapat hanya mengandalkan ketua atau beberapa orang pengurus, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen organisasi.
“Semua pengurus dibutuhkan dalam periode ini. Bukan hanya ketua umum dan jajaran inti, tetapi seluruh pengurus harus mengambil peran,” katanya.
Selain kebersamaan, Arma menekankan pentingnya integritas. Menurutnya, menjadi pengurus organisasi berarti belajar memegang kepercayaan, menjaga amanah, serta membangun komunikasi yang baik antarpengurus.
Ia mengingatkan agar pengurus tidak hanya aktif ketika terdapat program kerja, tetapi juga hadir ketika organisasi membutuhkan pemikiran, tenaga, dan pengorbanan.
“Loyalitas bukan hanya mengatakan iya ketika ada kegiatan. Ketika organisasi membutuhkan kita, kita juga harus hadir dan ikut berkontribusi untuk keberlanjutan organisasi,” tuturnya.
Arma berharap HIMAP tidak hanya aktif menjalankan program kerja, tetapi juga mampu melahirkan kader-kader yang profesional, berintegritas, loyal dalam berproses, dan visioner dalam menentukan arah organisasi.
Sementara itu, Wakil Dekan II FISIP UMS Rappang Muhammad Ikbal menegaskan bahwa kepengurusan organisasi merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Ia mengapresiasi pengurus HIMAP periode sebelumnya yang telah menjalankan tugas dan mengantarkan organisasi hingga dilaksanakannya pelantikan kepengurusan baru.
“Untuk ketua yang baru, saya belum bisa mengucapkan selamat dulu. Bekerja dulu, buktikan kemampuan. Setelah itu baru kita berikan ucapan selamat,” ujar Ikbal.
Ia kemudian mengingatkan pengurus baru agar tidak memandang amanah organisasi sebagai sesuatu yang ringan. Menurutnya, setiap janji yang telah diucapkan saat pelantikan harus diwujudkan melalui tindakan nyata.
Ikbal mengutip pesan Al-Qur’an tentang pentingnya menjaga amanah. Ia menegaskan bahwa setiap amanah yang diterima manusia pada akhirnya akan dimintai pertanggungjawaban, baik di dunia maupun di hadapan Allah SWT.
“Ini adalah sesuatu yang menjadi amanah bagi kita semua dan nantinya akan dipertanggungjawabkan, baik di dunia maupun di hadapan Allah SWT,” katanya.
Ia juga menekankan bahwa ikrar yang telah diucapkan pengurus harus menjadi pedoman dalam menjalankan aktivitas organisasi. Termasuk berpegang pada Al-Qur’an dan hadis serta menjunjung tinggi Pancasila dan UUD 1945.
Menurut Ikbal, nilai integritas dapat
dilihat dari kesesuaian antara apa yang diyakini, apa yang diucapkan, dan apa yang dilakukan.
“Integritas kalau kita sederhanakan secara praktis adalah kesesuaian antara apa yang kita yakini, apa yang kita ucapkan, dan apa yang kita lakukan,” jelasnya.
Ia berharap nilai tersebut benar-benar diterapkan oleh pengurus HIMAP dalam menjalankan roda organisasi. Dengan demikian, tema pelantikan tidak berhenti sebagai rangkaian kata, tetapi diwujudkan dalam perilaku dan kerja organisasi.
“Apakah yang mereka ucapkan sesuai dengan apa yang mereka yakini dan apa yang mereka lakukan. Di situlah nilai integritas akan terlihat,” pungkasnya.
Melalui kepengurusan baru ini, HIMAP UMS Rappang diharapkan mampu memperkuat kebersamaan, menjaga integritas, membangun loyalitas, serta menghadirkan program kerja yang berdampak bagi mahasiswa dan Program Studi Administrasi Publik.
Rangkaian upgrading dan raker yang digelar setelah pelantikan menjadi momentum bagi pengurus baru untuk menyusun arah organisasi sekaligus menerjemahkan visi kepengurusan ke dalam program kerja selama periode 2026-2027.(*)
Tidak ada komentar