Kultum di UMS Rappang, Dr. Sam Bahas Karakter Dosen Muhammadiyah di Era Akademik Modern

waktu baca 2 menit
Senin, 3 Agu 2026 12:00 0 1 Bahri Layya

Metromilenial online.con, SIDRAP –Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) melalui Lembaga Pengkajian dan Pengamalan Islam (LPPI) rutin menggelar Kuliah Tujuh Menit (Kultum) ba’da Salat Zuhur di Mushollah K.H. Nalem Mustara.

Dosen dan Tenaga Kependidikan bergantian menyampaikan nasehat hingga pengetahuan keagamaan. Kegiatan rutin tersebut menjadi wadah penguatan nilai-nilai keislaman sekaligus budaya akademik di lingkungan kampus.

Seperti pada Senin (3/8/2026). Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UMS Rappang, Dr. Sam Hermansyah, S.Pd.I., M.Pd., mendapatkan giliran menyampaikan kultum, ia mengusung tema “Meneliti Sebelum Memutuskan: Karakter Dosen Muhammadiyah dalam Menegakkan Kebenaran Ilmiah dan Nilai-Nilai Islam.”

Dalam ceramahnya, Dr. Sam menekankan bahwa dosen Muhammadiyah tidak hanya dituntut memiliki kompetensi akademik, tetapi juga menjunjung tinggi nilai tabayyun dengan mengedepankan penelitian, verifikasi, dan pengkajian sebelum mengambil keputusan maupun menyampaikan suatu kesimpulan.

Menurutnya, prinsip tersebut sejalan dengan ajaran Islam yang mengharuskan setiap informasi diuji kebenarannya agar tidak menimbulkan kesalahan, fitnah, maupun keputusan yang merugikan banyak pihak.

“Budaya akademik yang berpijak pada Al-Qur’an dan Sunnah akan melahirkan keputusan yang objektif, adil, serta membawa kemaslahatan bagi umat. Karena itu, penelitian harus menjadi fondasi dalam setiap proses pengambilan keputusan di lingkungan akademik,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh sivitas akademika UMS Rappang untuk menjadikan aktivitas penelitian sebagai bagian dari ikhtiar menegakkan kebenaran ilmiah sekaligus bentuk ibadah kepada Allah SWT. Menurutnya, ilmu pengetahuan dan nilai-nilai Islam merupakan dua hal yang saling menguatkan dalam membangun peradaban.

Dr. Sam berharap materi yang disampaikan dapat memperkuat karakter dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa agar senantiasa menjunjung tinggi integritas akademik dalam setiap aktivitas di kampus.

“Saya berharap kultum ini menjadi pengingat bagi seluruh dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa agar senantiasa membangun budaya ilmiah yang berlandaskan nilai-nilai Islam.” Ujarnya.

“Setiap keputusan hendaknya didasarkan pada data, fakta, dan etika keilmuan, sehingga lahir generasi akademisi Muhammadiyah yang berintegritas, berakhlak mulia, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan umat, bangsa, dan dunia pendidikan,” tuturnya.

Melalui kegiatan kultum rutin ini, LPPI UMS Rappang terus berupaya memperkuat karakter sivitas akademika yang unggul, profesional, dan Islami. Penguatan nilai spiritual diharapkan berjalan beriringan dengan pengembangan budaya akademik yang kritis, objektif, dan berbasis riset sebagai ciri khas perguruan tinggi Muhammadiyah.(,Barla/*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *