Metromilenial online.com, SIDRAP–Mahasiswa Program Studi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang menampilkan kreativitas mereka dalam praktikum Seni Dekorasi Penyajian Makanan dengan mengusung tema “Fairytale Garden”.
Kegiatan yang berlangsung di laboratorium kampus ini menghadirkan beragam karya vegetable garnishing yang memadukan unsur imajinasi dongeng dengan teknik dekorasi berbahan dasar sayuran.
Dalam praktikum tersebut, mahasiswa mengolah berbagai jenis sayuran seperti wortel, mentimun, tomat, dan lobak menjadi bentuk-bentuk artistik menyerupai bunga, hingga elemen taman fantasi. Nuansa dongeng terlihat dari detail karya yang menghadirkan suasana taman ajaib penuh warna dan keindahan visual.
Dosen pengampu mata kuliah Seni Dekorasi Penyajian Makanan, Damayanti Trisnasari, S.Pd., M.Pd., saat dikonfirmasi Jumat (24/04/2026) menyampaikan bahwa praktikum ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan teknis sekaligus kemampuan estetika dalam penyajian hidangan. Ia menekankan bahwa kemampuan vegetable garnish menjadi kompetensi penting karena tidak hanya memperindah tampilan makanan, tetapi juga dapat meningkatkan nilai jual dan daya tarik sajian di industri kuliner.
“Vegetable garnish menjadi kompetensi penting karena mampu meningkatkan nilai jual dan daya tarik sajian di industri kuliner,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (24/4/2026).
Ketua tim proyek kolaborasi, Nurlatifah, mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas sekaligus memperkuat kerja sama tim. Melalui tema “Fairytale Garden”, setiap anggota tim didorong untuk berkontribusi dalam menciptakan karya yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga memiliki konsep yang kuat dan imajinatif.
Keterampilan vegetable garnish yang diasah dalam praktikum ini juga memiliki nilai aplikatif yang luas. Teknik tersebut dapat diterapkan dalam menghias berbagai hidangan, termasuk sajian tradisional seperti nasi tumpeng, sehingga tampil lebih menarik, elegan, dan bernilai estetika tinggi.
Setiap karya mahasiswa dinilai berdasarkan kreativitas, kerapian, komposisi warna, serta kemampuan dalam menerjemahkan tema ke dalam bentuk visual.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya terampil dalam mengolah rasa, tetapi juga mampu menghadirkan sajian yang memanjakan mata dan memiliki nilai seni tinggi.
Tidak ada komentar