Metromilenial online.com, SIDRAP – Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, menerima audiensi jajaran PT Asna Jaya Group di Baruga Rumah Jabatan Bupati Sidrap, Jumat (12/6/2026). Pertemuan tersebut membahas percepatan realisasi pembangunan pabrik rokok yang berlokasi di Desa Bila Riase, Kecamatan Pitu Riase.
Audiensi berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban. Hadir dalam pertemuan tersebut Owner PT Asna Jaya Group, A. Efe, Manager PT Asna Jaya Group Kasman, Camat Pitu Riase A. Mutti Ali, Kepala Desa Bila Riase Sirajuddin, serta Direktur PT Asna Jaya Steel, Muhammadong.
Dalam kesempatan itu, A. Efe menyampaikan perkembangan pembangunan pabrik yang saat ini telah mencapai sekitar 90 persen. Ia berharap proses perizinan dapat segera rampung sehingga mobilisasi mesin produksi bisa dilakukan dalam waktu dekat.
“Kami berharap proses perizinan dapat dipercepat karena saat ini kami tinggal melakukan mobilisasi mesin. Perizinan sudah berproses di Kementerian Perindustrian dan Bea Cukai. Jika semua tahapan selesai, kami siap segera beroperasi,” ujar A. Efe.
Pengusaha asal Desa Bila, Kecamatan Pitu Riase, yang sukses mengembangkan usahanya di Batam tersebut menegaskan bahwa pembangunan pabrik ini merupakan bentuk komitmennya untuk berkontribusi terhadap pembangunan daerah asalnya.
“Saya putra daerah Sidrap. Karena itu saya ingin kembali ke kampung halaman untuk membangun daerah sendiri dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat Sidrap,” katanya.
Menurut A. Efe, keberadaan pabrik rokok PT Asna Jaya nantinya diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Sementara itu, Camat Pitu Riase, A. Mutti Ali, menyambut baik rencana investasi tersebut. Ia menilai pembangunan pabrik dapat menjadi peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan budidaya tembakau sebagai bahan baku industri rokok.
“Kami sangat bersyukur dengan adanya rencana pembangunan pabrik ini, khususnya bagi masyarakat Kecamatan Pitu Riase. Harapan kami, lahan yang ada di Desa Lagading dan Desa Bila Riase dapat dimanfaatkan untuk budidaya tembakau sebagai bahan baku pabrik, sehingga masyarakat ikut merasakan manfaat ekonominya,” ungkapnya.
Ia menambahkan, rencana tersebut sejalan dengan program hilirisasi yang selama ini didorong Pemerintah Kabupaten Sidrap, yakni menghubungkan sektor pertanian dengan dunia industri agar memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
“Dengan adanya industri ini, kami berharap masyarakat memiliki alternatif usaha baru. Jika budidaya tembakau berkembang dan terserap oleh industri lokal, tentu pendapatan masyarakat akan meningkat dan perekonomian desa menjadi lebih maju,” tambahnya.
Audiensi tersebut menjadi langkah penting dalam mematangkan persiapan operasional pabrik rokok PT Asna Jaya. Dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Sidrap dan progres pembangunan yang hampir rampung, perusahaan optimistis pabrik tersebut dapat segera beroperasi dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat Pitu Riase dan Kabupaten Sidrap secara umum.(*)
Tidak ada komentar