Bupati Pinrang Buka Musda ke-12 Pengurus DDI Kabupaten Pinrang

waktu baca 2 menit
Rabu, 4 Nov 2026 21:52 0 2 Bahri Layya

Metromilenial online.com,Pinrang-
Pemerintah Kabupaten Pinrang terus mendorong penguatan peran organisasi keagamaan dalam menjaga pembinaan umat dan keharmonisan masyarakat.

Hal ini disampaikan Bupati Pinrang H.A. Irwan Hamid, S.Sos saat membuka secara resmi Musyawarah Daerah (Musda) ke-12 Pengurus Daerah Darud Da’wah wal-Irsyad (DDI) Kabupaten Pinrang yang digelar di Aula Kantor Bupati Pinrang, Rabu (4/11/26).

Bupati Irwan menyampaikan apresiasi atas kontribusi DDI yang selama ini turut mengambil peran dalam pembinaan keagamaan dan akhlak masyarakat.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi keagamaan perlu terus diperkuat agar program pembinaan umat dapat berjalan lebih luas dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Dalam kondisi tertentu, lanjut Bupati Irwan, peran ulama juga sangat dibutuhkan untuk memberikan ketenangan dan pemahaman kepada masyarakat.

Terlebih Kabupaten Pinrang memiliki masyarakat yang sebagian besar menggantungkan kehidupan pada sektor pertanian sehingga kondisi musim kemarau dan keterbatasan air dapat memberikan dampak terhadap kehidupan masyarakat.

Kehadiran para ulama diharapkan mampu membantu memberikan penguatan moral dan mengajak masyarakat menghadapi berbagai kondisi dengan sabar serta tetap menjaga persatuan.

Terkait pelaksanaan Musda ke-12 DDI, Bupati Irwan berharap proses musyawarah dapat berlangsung dalam suasana kekeluargaan.

Dirinya mengingatkan agar perbedaan pilihan dalam menentukan kepengurusan tidak berkembang menjadi kelompok – kelompok yang dapat melemahkan organisasi.

Menurutnya, apabila memungkinkan, pemilihan melalui aklamasi dapat menjadi pilihan untuk menjaga kebersamaan dan menghindari perpecahan internal.

Bupati Irwan juga berharap kepengurusan DDI ke depan mampu menyusun program kerja yang konstruktif dan dapat disinergikan dengan program Pemerintah Kabupaten Pinrang.

Kolaborasi tersebut dapat diarahkan pada pembinaan umat, pendidikan, kegiatan sosial serta berbagai sektor lain yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Bupati Irwan menambahkan, pemerintah daerah saat ini juga menghadapi keterbatasan anggaran sebagai dampak kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat.

Kondisi tersebut membuat setiap program pembangunan harus disusun berdasarkan skala prioritas dan asas manfaat.

Meski demikian, pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat, termasuk jalan, tetap diupayakan berjalan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah.

Bupati Irwan menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pinrang tidak melakukan intervensi terhadap proses pemilihan dalam Musda DDI.

Keputusan sepenuhnya diserahkan kepada para pemegang hak suara. Yang menjadi harapan pemerintah, siapapun yang nantinya dipercaya memimpin DDI Pinrang dapat menjaga keharmonisan organisasi dan menghadirkan program yang mampu memperkuat pembinaan masyarakat.

Dengan sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, ulama dan organisasi keagamaan, diharapkan pembinaan keagamaan tidak hanya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai agama, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial, persatuan dan ketahanan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan.(*/Nasution)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *