
Metromilenial online.com, Sidrap — Fakultas Sains dan Teknologi (FAST) Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) menggelar Rapat Kelompok Kerja Dosen (KKD) Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dosen sekaligus menyusun strategi pembelajaran yang lebih terintegrasi.
Rapat KKD tersebut berlangsung di Resto Anre Guru Butung, Lasitae, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan mengusung tema “Membangun Ekosistem Pembelajaran Terintegrasi dengan Konsep Kedaulatan Pangan untuk Mendukung Pencapaian SDGs.”
Kegiatan dipimpin Dekan FAST UMS Rappang, Dr. Ir. Reza Asra, S.TP., M.P., IPM, dan diikuti civitas akademika FAST. Pembahasan dalam rapat diarahkan pada penguatan koordinasi akademik, evaluasi pembelajaran, serta penyusunan langkah strategis menghadapi Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027.
Dikonfirmasi, Senin (24/08/2026) Dekan FAST UMS Rappang Dr. Ir. Reza Asra mengatakan, KKD tidak hanya menjadi forum administratif, tetapi juga ruang bagi dosen untuk menyamakan persepsi dan merumuskan inovasi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin KKD ini menjadi ruang untuk menyatukan visi seluruh dosen FAST dalam membangun ekosistem pembelajaran yang terintegrasi. Konsep kedaulatan pangan kami dorong agar tidak berhenti pada tema, tetapi dapat diimplementasikan dalam proses pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Reza.
Menurutnya, isu kedaulatan pangan memiliki keterkaitan erat dengan bidang keilmuan yang ada di FAST. Karena itu, diperlukan kolaborasi lintas program studi agar pembelajaran tidak berjalan secara parsial, melainkan saling terhubung dan menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat.
“FAST memiliki potensi besar untuk mengembangkan pembelajaran yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan, teknologi, dan potensi sumber daya lokal. Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu melihat persoalan di lapangan dan menawarkan solusi berbasis sains dan teknologi,” jelasnya.
Reza berharap hasil rapat KKD dapat menjadi pijakan bagi FAST dalam meningkatkan kualitas pembelajaran pada semester mendatang. Selain itu, ia mendorong seluruh dosen untuk memperkuat kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Kami berharap setelah kegiatan ini ada langkah konkret yang bisa dijalankan bersama. Dosen harus terus berinovasi, memperkuat kolaborasi, dan memastikan proses pembelajaran mampu mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya melalui pengembangan konsep kedaulatan pangan yang sesuai dengan potensi daerah,” harapnya.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan seluruh civitas akademika dalam mewujudkan target tersebut.
“Keberhasilan FAST tidak bisa dicapai oleh satu atau dua orang saja. Dibutuhkan komitmen dan kerja bersama seluruh civitas akademika. Dengan sinergi yang kuat, kami optimistis FAST UMS Rappang dapat terus meningkatkan mutu akademik sekaligus memberikan kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan,” pungkasnya.(*)
Tidak ada komentar