Mahasiswa Bisnis Digital UMS Rappang Tampilkan Beragam Inovasi IoT Solutif pada Project UAS: Dari Smart Lamp hingga Smart Tumbler Reminder

waktu baca 3 menit
Kamis, 6 Agu 2026 01:14 0 1 Bahri Layya


Metromilenial online.com, lUAS Bukan Sekadar Presentasi, Mahasiswa Bisnis Digital UMS Rappang Lahirkan 6 Inovasi IoT Solutif
SIDRAP – Program Studi Bisnis Digital, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi melalui pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) Project Mata Kuliah Inovasi Internet of Things (IoT). Pada kegiatan ini, mahasiswa Semester IV mempresentasikan berbagai produk inovatif berbasis Internet of Things (IoT) sebagai implementasi pembelajaran berbasis Project Based Learning (PjBL).

Mata kuliah yang diampu oleh Muh. Wildan Mauludy, A.Md., S.Pd., M.Kom. tersebut menekankan pembelajaran berbasis proyek, di mana mahasiswa tidak hanya memahami konsep Internet of Things secara teoritis, tetapi juga merancang solusi, mengembangkan perangkat keras dan perangkat lunak, melakukan pengujian, hingga mempresentasikan hasil inovasi yang siap diterapkan pada berbagai sektor.

Menurut Muh. Wildan Mauludy, pendekatan Project Based Learning memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam menyelesaikan permasalahan di masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital.

“Melalui UAS Project ini, mahasiswa dilatih untuk berpikir kritis, kreatif, dan inovatif dalam mengidentifikasi permasalahan di sekitar mereka, kemudian menerjemahkannya menjadi solusi berbasis Internet of Things yang aplikatif, bermanfaat, dan memiliki peluang untuk terus dikembangkan,” ujarnya, saat dihubungi Kamis (06/08/2026).

Berbagai inovasi yang dipamerkan menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam mengintegrasikan sensor, mikrokontroler ESP32, jaringan internet, hingga aplikasi monitoring dan notifikasi secara real-time. Adapun proyek yang berhasil dikembangkan meliputi:

Smart Automatisasi Lampu Berbasis IoT Menggunakan Telegram, sistem yang memungkinkan pengguna mengendalikan lampu dari mana saja melalui aplikasi Telegram.
SmartKey Finder, gantungan kunci pintar berbasis Wi-Fi menggunakan ESP32-C3 Super Mini yang membantu pengguna menemukan kunci motor/mobil yang hilang dengan lebih mudah.
Smart Refrigerator Monitoring, sistem pemantauan suhu freezer secara real-time guna menjaga kualitas bahan baku, khususnya bagi pelaku UMKM di bidang makanan dan minuman.
Smart Clothesline (Jemuran Pintar), inovasi yang mampu mendeteksi kondisi cuaca sehingga jemuran dapat memberikan respons otomatis ketika hujan turun.
Smart Deteksi Kebocoran Gas LPG, sistem keamanan rumah yang dapat mendeteksi kebocoran gas dan memberikan peringatan secara cepat untuk meminimalkan risiko kebakaran.
Smart Tumbler Reminder, perangkat pengingat minum berbasis IoT yang dirancang untuk membantu pengguna menjaga pola hidrasi harian melalui pengingat otomatis. Inovasi ini mendukung penerapan gaya hidup sehat dengan memanfaatkan teknologi digital yang sederhana, praktis, dan mudah digunakan.

Seluruh proyek dikembangkan secara berkelompok mulai dari tahap identifikasi kebutuhan, perancangan sistem, perakitan perangkat, pemrograman, pengujian fungsi, hingga penyusunan dokumentasi proyek. Proses tersebut bertujuan membangun kemampuan kolaborasi, komunikasi, problem solving, serta meningkatkan kompetensi teknis mahasiswa dalam bidang teknologi digital.

Pelaksanaan UAS Project ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Program Studi Bisnis Digital tidak hanya mempelajari teori di ruang kelas, tetapi juga mampu menghasilkan produk inovatif yang memiliki nilai guna dan potensi implementasi di masyarakat maupun dunia industri. Berbagai solusi yang dikembangkan menunjukkan bahwa Internet of Things dapat dimanfaatkan dalam bidang rumah tangga, kesehatan, keamanan, hingga mendukung produktivitas usaha.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Bisnis Digital FEB UMS Rappang terus memperkuat komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi di bidang bisnis digital dan teknologi, serta mampu menciptakan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sejalan dengan semangat Kampus Berdampak, mahasiswa didorong menjadi inovator muda yang kreatif, adaptif, dan siap menghadapi tantangan transformasi digital di era Industri 4.0 dan Society 5.0.(*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *