Hadiri PANRITA–MALEBBI 2026, UMS Rappang Jajaki Kolaborasi dengan Mitra Internasional

waktu baca 3 menit
Rabu, 5 Agu 2026 10:35 0 1 Bahri Layya

Metromilenial online.com, MAKASSAR – Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) terus memperkuat jejaring kerja sama di tingkat nasional dan internasional. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui keikutsertaan dalam kegiatan PANRITA 14–MALEBBI 9 2026, Signing Ceremony and Partnership Implementation yang digelar Universitas Muhammadiyah Makassar di Balai Sidang Unismuh Makassar, Senin (3/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, UMS Rappang diwakili oleh Syahrir L., S.Pd., M.Pd, yang bertugas pada bidang kerja sama. Kehadiran delegasi UMS Rappang menjadi bagian dari upaya memperluas kemitraan strategis sekaligus memperkuat hubungan kelembagaan dengan berbagai perguruan tinggi dan institusi, baik dari dalam maupun luar negeri.

PANRITA–MALEBBI 2026 menjadi forum penandatanganan sekaligus implementasi kemitraan yang mempertemukan perguruan tinggi Muhammadiyah, institusi pendidikan, serta mitra internasional. UMS Rappang menjadi salah satu perguruan tinggi yang diundang untuk mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.

Acara diawali dengan registrasi peserta, pembukaan, perkenalan delegasi, laporan penanggung jawab program, hingga sambutan pimpinan Universitas Muhammadiyah Makassar. Forum ini juga menghadirkan sejumlah mitra internasional, di antaranya Yala Rajabhat University dan Thaksin University dari Thailand, Universiti Sains Malaysia, Universiti Tun Hussein Onn Malaysia, serta Seoul National University dari Korea Selatan.

Selain penandatanganan berita acara pelaksanaan kemitraan, kegiatan turut diisi sesi Global Networking dan Koneksi Kerja Sama Internasional. Sesi tersebut menjadi wadah bagi para peserta untuk bertukar informasi, memperluas jaringan, serta menjajaki berbagai peluang kolaborasi lintas institusi.

Saat dikonfirmasi, Syahrir mengatakan, partisipasi UMS Rappang dalam forum tersebut membuka peluang baru untuk mengembangkan kerja sama yang lebih luas dan berdampak bagi pengembangan institusi.

“Kegiatan ini menjadi momentum yang sangat baik bagi Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang untuk memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus memperluas jejaring dengan berbagai perguruan tinggi dan mitra internasional. Melalui pertemuan ini, kami memperoleh banyak informasi dan peluang yang dapat ditindaklanjuti dalam bentuk program kerja sama yang nyata dan memberikan manfaat bagi dosen, mahasiswa, serta institusi,” ujarnya.

Menurut Syahrir, kerja sama antarlembaga tidak cukup hanya diwujudkan melalui penandatanganan dokumen, tetapi harus diterjemahkan ke dalam program-program yang dapat diimplementasikan secara nyata dan berkelanjutan.

“Kerja sama tidak seharusnya berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi harus dilanjutkan melalui kegiatan yang konkret. Ke depan, peluang yang diperoleh dari kegiatan ini akan kami komunikasikan dan koordinasikan di lingkungan Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang agar dapat dikembangkan dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta berbagai program internasional lainnya,” katanya.

Melalui keikutsertaan dalam PANRITA–MALEBBI 2026, UMS Rappang berharap dapat memperkuat tata kelola kerja sama sekaligus memperluas akses kolaborasi dengan berbagai mitra strategis. Hasil forum tersebut akan menjadi bahan tindak lanjut untuk mengembangkan program kemitraan yang selaras dengan kebutuhan institusi dan mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.

Partisipasi ini juga menegaskan komitmen UMS Rappang dalam membangun kemitraan yang produktif, terintegrasi, dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan, riset, pengabdian kepada masyarakat, serta daya saing universitas di tingkat nasional maupun internasional.(*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *