
Metromilenial online.com, Sidrap–Ketua Karang Taruna Sidrap Sematkan Gelar “Bapak Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah di Indonesia” kepada Bupati Syaharuddin Alrif*
SIDRAP — Ketua Karang Taruna Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Dr. Abdul Jabbar, S.I.P., M.Si., memberikan apresiasi khusus kepada Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, dengan menyematkan gelar “Bapak Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah di Indonesia.”
Gelar tersebut diungkapkan pada Perayaan HUT ke 66 Karang Taruna tingkat Kabupaten Sidrap sebagai bentuk penghargaan atas capaian pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sidrap yang mencapai 7,71 persen pada 2025, sekaligus menjadi pertumbuhan ekonomi tertinggi di antara kabupaten/kota di Sulawesi Selatan pada tahun tersebut.
Menurut Abdul Jabbar yang juga Dosen UMS Rappang, bahwa capaian tersebut bukan sekadar angka statistik, tetapi menjadi indikator penting bahwa berbagai kebijakan dan program pembangunan daerah mulai memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
“Kami memberikan apresiasi ini sebagai bentuk penghormatan atas kerja nyata dan keberanian menghadirkan percepatan pembangunan ekonomi. Pertumbuhan 7,71 persen merupakan capaian yang patut dicatat dalam perjalanan pembangunan Sidrap,” ujar Abdul Jabbar.
Ia menegaskan, penyematan gelar tersebut merupakan ungkapan apresiasi dari Karang Taruna Kabupaten Sidrap, bukan gelar resmi pemerintahan maupun lembaga negara.
Abdul Jabbar melihat percepatan ekonomi Sidrap tidak terlepas dari penguatan sejumlah sektor strategis, khususnya pertanian, pangan, UMKM, perdagangan dan investasi.
Pemerintah Kabupaten Sidrap sebelumnya memaparkan bahwa peningkatan produksi pertanian didukung berbagai langkah, antara lain optimalisasi pola tanam, penggunaan benih berumur pendek, program Listrik Masuk Sawah, pompanisasi, serta optimalisasi jaringan pengairan.
“Pertumbuhan ekonomi harus diterjemahkan menjadi pertumbuhan kesempatan kerja, peningkatan pendapatan masyarakat, penguatan UMKM, kesejahteraan petani dan terbukanya ruang yang lebih besar bagi generasi muda untuk menjadi pelaku ekonomi,” lanjut Abdul Jabbar.
Ia juga menilai keberhasilan pembangunan ekonomi tidak dapat dilekatkan hanya kepada kepala daerah. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif pemerintah, masyarakat, dunia usaha, petani, pelaku UMKM, pemuda dan berbagai pemangku kepentingan.
Hal tersebut sejalan dengan pernyataan Bupati Syaharuddin Alrif yang menekankan bahwa capaian pertumbuhan ekonomi merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat.
*Karang Taruna Dorong Ekonomi Berbasis Kepemudaan*
Sebagai organisasi sosial kepemudaan, Karang Taruna Kabupaten Sidrap juga mendorong agar momentum pertumbuhan ekonomi daerah dapat semakin membuka ruang partisipasi bagi generasi muda.
Abdul Jabbar mengatakan, pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton dalam pertumbuhan ekonomi, tetapi harus menjadi aktor utama, khususnya melalui kewirausahaan, ekonomi kreatif, UMKM, digitalisasi usaha, ekonomi sirkular dan inovasi sosial.
“Pertumbuhan ekonomi harus menghadirkan multiplier effect. Pemuda harus mendapatkan ruang untuk tumbuh, berkarya, berwirausaha dan menciptakan lapangan kerja. Karena itu, Karang Taruna siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengawal pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” katanya.
Capaian ekonomi Sidrap juga mendapat perhatian di tingkat nasional. Pada Mei 2026, Menteri PPN/Kepala Bappenas menerima audiensi Pemerintah Kabupaten Sidrap dan melakukan konfirmasi terkait data pertumbuhan ekonomi Sidrap kepada Kepala BPS RI.
Dengan capaian tersebut, Abdul Jabbar berharap percepatan ekonomi Sidrap dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan, sekaligus menjadi inspirasi bagi daerah lain bahwa kabupaten berbasis pertanian dapat membangun kekuatan ekonomi melalui produktivitas, inovasi, kolaborasi dan keberpihakan pada masyarakat.
“Bagi kami, gelar ‘Bapak Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah di Indonesia’ adalah simbol apresiasi. Yang terpenting bukan gelarnya, tetapi bagaimana semangat percepatan itu terus dijaga agar pertumbuhan ekonomi benar-benar bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.(*)
Tidak ada komentar