Kronis di Pasar Bahodopi Kian Parah Akibat Proyek Tanpa Kejelasan Waktu, Warga Minta Perhatian Aparat

waktu baca 2 menit
Minggu, 2 Agu 2026 05:21 0 2 Bahri Layya

 

Metromilenial onlne.com, MOROWALI – Persoalan kemacetan yang melanda kawasan Pasar Desa Bahodopi bukanlah masalah baru. Kondisi padat dan semrawut ini nyaris terjadi setiap hari, dan kini kian diperparah dengan adanya proyek pembuatan saluran drainase (renase) yang justru memakan badan jalan akibat tumpukan material batu.

Yang membuat warga dan pengguna jalan bingung, proyek tersebut sama sekali tidak dilengkapi dengan papan informasi proyek. Akibatnya, masyarakat tidak mengetahui siapa pelaksana, kapan tepatnya pekerjaan dimulai, hingga kapan target penyelesaiannya rampung dikerjakan. Kondisi ini membuat arus lalu lintas di titik tersebut tersendat-sendat tanpa ada kejelasan kapan akan kembali lancar.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Unit Samapta Polsek Bahodopi, Nanang, membenarkan hal tersebut saat dihubungi awak media melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp. Ia menegaskan bahwa tumpukan material bangunan dari proyek yang belum jelas rimbanya itu menjadi salah satu pemicu utama yang membuat kemacetan di lokasi semakin parah dari biasanya.

Sementara itu, upaya awak media untuk meminta keterangan langsung dan konfirmasi lebih lanjut dari pimpinan tertinggi kepolisian setempat, yakni Kapolsek Bahodopi Ewaldo beserta Kepala Unit Reserse Kriminal, belum mendapatkan respon hingga berita ini diturunkan.

Di sisi lain, pihak Pengurus Pasar setempat menyampaikan keluh kesahnya langsung kepada awak media. Mereka sangat berharap pihak Polsek Bahodopi dapat menurunkan personelnya setiap hari di area pasar untuk membantu mengatur kelancaran arus lalu lintas. Hal ini dinilai mendesak, mengingat sering terjadi gesekan antar-pengendara.

“Kami sebenarnya sangat butuh bantuan dari Polsek setiap hari di pasar, demi menjaga hal-hal yang tidak kita inginkan. Karena sering kali kami mendapati pengendara saling klakson, berebut jalan, hingga terjadi senggol-menyengol yang berpotensi memicu pertikaian,” ungkap perwakilan pengurus pasar.

Selain itu, pihak pengurus pasar juga menyampaikan imbauan tegas, khususnya bagi kendaraan besar. “Kami juga sangat berharap agar mobil-mobil trailer tidak dulu melintas di kawasan ini pada jam-jam sibuk, terutama sekitar pukul 08.00 pagi ke atas, karena keberadaan kendaraan berat itulah salah satu pemicu utama kemacetan yang sangat menyulitkan aktivitas warga di pasar,” pungkasnya.(Sukamri/*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *