Metromilenialonline.com Palu – Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Muhammad Nur, S.STP., M.SI., menyatakan bahwa guru di seluruh SMA dan SMK se-Sulawesi Tengah perlu menerapkan metode pembelajaran yang aktif, inovatif, dan kreatif agar siswa dapat memahami serta merespon materi yang disampaikan dengan baik. (09/07/2026)
Menurutnya, di era digitalisasi dan globalisasi saat ini, kebutuhan akan guru yang inovatif semakin mendesak, terutama di jenjang pendidikan kejuruan. Pada SMK, penguasaan keterampilan sangat penting agar lulusan siap bekerja di dunia industri maupun usaha rumahan dan perorangan.
“Guru tidak boleh hanya mengajar secara kaku dan sekadar menyampaikan teori. Mereka harus memiliki etos kerja, kinerja, dan tanggung jawab yang tinggi. Khususnya guru kejuruan, wajib menunjukkan dedikasi dan keahliannya agar siswa tumbuh menjadi pribadi yang inovatif dan lulusan yang siap pakai,” ujar Muhammad Nur, S.STP., M.SI.
Ia menambahkan bahwa hal ini sejalan dengan program unggulan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, yaitu “Berani Cerdas”, yang merupakan visi dan misi Gubernur Dr. H. Anwar Hafid, M.Si yaitu 9 berani, dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny Arniwaty Lamadjido, Sp.PK., M.Kes. (dirwan/*)
Tidak ada komentar