Angkat Isu Lingkungan, Mahasiswi Administrasi Publik Teliti Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah

waktu baca 3 menit
Selasa, 23 Jun 2026 05:25 0 9 Bahri Layya

Metromilenial online.com, SIDRAP – Mahasiswi Program Studi S1 Administrasi Publik, Nur Annisa, berhasil menjalani ujian skripsi yang berlangsung di ruang ujian Program Studi Administrasi Publik pada Selasa (23/6/2026). Dalam ujian tersebut, ia mempresentasikan hasil penelitiannya yang berjudul “Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah Berbasis Partisipasi Masyarakat: Studi Kasus Desa Teteaji, Kabupaten Sidenreng Rappang”.
Ujian skripsi berlangsung di hadapan tim penguji yang terdiri dari Monalisa Ibrahim, S.Sos., M.A.P. selaku Ketua Penguji, Sundari, S.A.P., M.A.P. sebagai Sekretaris, Dr. Erfina, S.Sos., M.Si. sebagai Pembimbing I, Dr. Muhammad Nur, M.Si. sebagai Pembimbing II, serta Drs. Andi Uceng, M.Si. sebagai anggota penguji.
Dalam pemaparannya, Nur Annisa menjelaskan bahwa permasalahan sampah merupakan isu lingkungan yang semakin kompleks dan menjadi tantangan bagi pemerintah di berbagai tingkatan. Peningkatan jumlah penduduk yang terus terjadi turut berdampak pada meningkatnya volume sampah, sehingga diperlukan perubahan paradigma pengelolaan sampah dari pola lama, yaitu “kumpulkan, angkut, dan buang”, menuju paradigma baru yang mengedepankan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle).
Menurutnya, penelitian tersebut bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pengelolaan sampah berbasis partisipasi masyarakat di Desa Teteaji, Kabupaten Sidenreng Rappang. Penelitian menggunakan teori implementasi kebijakan Merilee S. Grindle yang menitikberatkan pada dua aspek utama, yaitu content of policy (isi kebijakan) dan context of implementation (konteks implementasi).
“Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan pengelolaan sampah berbasis partisipasi masyarakat di Desa Teteaji belum berjalan optimal,” jelas Nur Annisa.
Partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah dinilai masih bersifat insidental dan belum terorganisasi secara sistematis. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi, penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, serta sistem pengelolaan yang terintegrasi guna mewujudkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
Ketua Penguji, Monalisa Ibrahim, S.Sos., M.A.P., memberikan apresiasi atas hasil penelitian yang telah dilakukan oleh Nur Annisa. Menurutnya, topik yang diangkat sangat relevan dengan kondisi lingkungan saat ini dan dapat menjadi masukan bagi pemerintah desa maupun pemerintah daerah dalam mengembangkan kebijakan pengelolaan sampah yang lebih efektif.
“Penelitian ini menunjukkan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mendukung keberhasilan implementasi kebijakan publik, khususnya di bidang lingkungan hidup. Temuan yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi referensi bagi pihak terkait dalam meningkatkan kualitas pengelolaan sampah di tingkat desa,” ujarnya.
Monalisa juga berharap agar hasil penelitian tersebut tidak hanya menjadi dokumen akademik semata, tetapi dapat dimanfaatkan sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan dan program pengelolaan sampah yang berkelanjutan di Kabupaten Sidenreng Rappang.
Dengan selesainya ujian skripsi tersebut, Nur Annisa diharapkan dapat terus mengembangkan kajian-kajian ilmiah yang memberikan kontribusi bagi pembangunan masyarakat dan penguatan tata kelola pemerintahan yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan.(Bahri/*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *