
–
–
Metromilenial online.con, MAKASSAR — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) berhasil menembus babak Grand Final Battle of Coto Makassar. Mereka akan bersaing dengan 11 finalis lainnya dalam ajang yang menjadi bagian dari rangkaian Pesta Rasa Juara.
Grand Final Battle of Coto Makassar akan digelar Sabtu (15/8/2026) di Toko Elektronik Semeru, Jalan Perintis Kemerdekaan No. 21–42, Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar.
Kompetisi ini menjadi ajang bagi para pecinta dan talenta kuliner untuk menunjukkan kemampuan serta kreativitas dalam mengolah Coto Makassar, salah satu kuliner khas Sulawesi Selatan.
Pada babak grand final, sebanyak 12 finalis akan ditantang mengolah Coto Makassar dalam waktu 60 menit. Peserta dituntut mampu bekerja cepat dan tepat, mulai dari proses pengolahan hingga penyajian.
Tak hanya soal rasa, peserta juga akan diuji dari aspek teknik memasak, kebersihan, manajemen waktu, kreativitas, hingga penyajian hidangan.
Ketua Program Studi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner UMS Rappang, Damayanti Trisnasari, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi keberhasilan mahasiswa yang mampu melaju ke babak grand final.
Menurutnya, keikutsertaan dalam kompetisi menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menguji kemampuan secara langsung sekaligus meningkatkan kepercayaan diri.
“Kompetisi ini menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk menguji kemampuan secara langsung. Mereka tidak hanya dituntut menghasilkan masakan yang baik, tetapi juga harus mampu bekerja cepat, tepat, kreatif, dan tetap mempertahankan karakter Coto Makassar sebagai warisan kuliner daerah,” ujar Damayanti.
Dia mengatakan, kompetisi kuliner sejalan dengan karakter pendidikan vokasional yang menekankan penguasaan keterampilan melalui pengalaman praktik. Mahasiswa tidak hanya dibekali pengetahuan, tetapi juga dituntut mampu mengintegrasikan keterampilan,
kreativitas, dan sikap profesional.
“Pengalaman seperti ini penting karena mahasiswa bisa merasakan langsung atmosfer kompetisi yang memiliki tantangan seperti di dunia industri kuliner,” tambahnya.
Selain menjadi ajang kompetisi, Battle of Coto Makassar juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengeksplorasi kuliner tradisional dengan sentuhan kreativitas. Coto Makassar yang menjadi objek lomba diharapkan tetap eksis dan semakin dikenal di tengah perkembangan industri kuliner modern.
Kompetisi ini diselenggarakan dengan dukungan Niko, Numan, dan Celebes Cooking and Baking Community (CCBC). Para finalis juga berkesempatan mendapatkan berbagai hadiah yang telah disiapkan panitia, termasuk produk peralatan dapur dan voucher.
Bagi Prodi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner UMS Rappang, keberhasilan mahasiswa mencapai grand final menjadi motivasi untuk terus mendorong mahasiswa aktif mengikuti kompetisi dan kegiatan profesional.
Prestasi tersebut diharapkan dapat memperkuat keterampilan, kreativitas, portofolio, serta kesiapan mahasiswa UMS Rappang menghadapi dunia kerja dan industri kuliner.
Kini, mahasiswa Seni Kuliner UMS Rappang siap beradu kreasi bersama 11 finalis lainnya untuk memperebutkan gelar juara Battle of Coto Makassar.(*)
Tidak ada komentar