–
Metromilenial online com, SIDRAP – Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) resmi membuka kegiatan Baitul Arqam Angkatan VII bagi dosen dan tenaga kependidikan (tendik), Jumat (12/6/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Aktualisasi AIK untuk UMS Rappang Berkemajuan” ini menjadi bagian dari upaya penguatan ideologi Muhammadiyah dan nilai-nilai Al-Islam Kemuhammadiyahan (AIK) di lingkungan kampus.
Pembukaan kegiatan berlangsung di Lantai 2 Gedung Rektorat UMS Rappang dan dibuka oleh Wakil Rektor IV UMS Rappang, Dr. Drs. H. Syamsu T., S.Pd., M.Pd., mewakili Rektor UMS Rappang, Prof. Dr. H. Jamaluddin Ahmad.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor II Dr. Hj. Andi Astinah Adnan, S.S., S.Pd., M.Si., Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Drs. H. Abd. Azis, M.Si., M.Pd., para dekan dan wakil dekan lingkup UMS Rappang, Master of Training Saifullah Kaharuddin, serta puluhan dosen dan tenaga kependidikan sebagai peserta.
Kepala Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Islam (LPPI) UMS Rappang, Saifullah, S.Pd., M.Pd., mengatakan Baitul Arqam Angkatan VII merupakan program pembinaan rutin yang dilaksanakan setiap tahun untuk memperkuat pemahaman dosen dan tendik terhadap gerakan Muhammadiyah.
“Kegiatan ini untuk memberikan penguatan dan penyegaran agar dosen dan tenaga kependidikan benar-benar memahami esensi Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah. Harapannya mereka memiliki kompetensi Kemuhammadiyahan yang baik, memahami gerakan persyarikatan, serta aktif berkontribusi di tingkat ranting, cabang maupun daerah,” ujar Saifullah.
Ia menjelaskan, kegiatan Baitul Arqam berlangsung selama tiga hari, mulai 12 hingga 14 Juni 2026, di Villa Kincir Angin, Desa Mattirotasi, Kabupaten Sidenreng Rappang. Para peserta akan mendapatkan berbagai materi yang berkaitan dengan penguatan ideologi, wawasan keislaman, sosial kemanusiaan, hingga pembentukan karakter.
Sementara itu, Wakil Rektor IV UMS Rappang, Dr. Syamsu T., menegaskan Baitul Arqam merupakan salah satu program strategis universitas dalam membina dosen dan tenaga kependidikan agar mampu mengimplementasikan nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini secara tuntas sehingga nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga diimplementasikan dalam kehidupan kampus, keluarga, dan masyarakat,” katanya.
Menurutnya, tema yang diangkat tahun ini sejalan dengan visi UMS Rappang untuk mewujudkan kampus yang berkemajuan melalui penguatan integritas, profesionalisme, dan nilai-nilai keislaman di seluruh unsur civitas akademika.
Master of Training Baitul Arqam, Saifullah Kaharuddin, menambahkan bahwa salah satu tujuan utama kegiatan ini adalah membangun kesadaran dosen dan tenaga kependidikan bahwa tugas dan profesi yang dijalankan tidak hanya sebatas pekerjaan profesional, tetapi juga bagian dari dakwah dan ibadah kepada Allah SWT.
“Melalui kegiatan diharapkan dapat menanamkan kesadaran bahwa setiap tugas yang dijalankan di lingkungan kampus merupakan bentuk pengabdian kepada Allah SWT. Jadi bukan hanya pengabdian kepada institusi, tetapi juga bagian dari dakwah dan ibadah,” jelasnya.
Sebanyak 42 peserta mengikuti Baitul Arqam Angkatan VII tahun ini. Mereka diharapkan menjadi kader dan penggerak Muhammadiyah yang mampu mengaktualisasikan nilai-nilai AIK dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi maupun kehidupan bermasyarakat.
Tidak ada komentar