Metromilenial online.com, SIDRAP — Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, menggelar audiensi dengan Rektor Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang, Prof. Dr. H. Jamaluddin Ahmad, S.Sos., M.Si., di Gedung Rektorat Lantai V UMS Rappang, Sabtu (9/5/2026).
Pertemuan tersebut membahas rencana pelaksanaan pelatihan jurnalistik bagi mahasiswa UMS Rappang sebagai upaya meningkatkan wawasan, keterampilan, dan pemahaman mahasiswa di bidang pers serta media digital.
Dalam audiensi itu, Ketua PWI Sidrap Darwis Pantong hadir didampingi Wakil Ketua PWI Sidrap M. Darwis Syamsuddin, Sekretaris PWI Sidrap Arif Arifin, serta Wakil Sekretaris Hasnadiah.
Ketua PWI Sidrap Darwis Pantong menyampaikan apresiasi atas sambutan dan dukungan pihak UMS Rappang terhadap rencana kolaborasi tersebut. Menurut dia, pelatihan jurnalistik itu dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan dasar jurnalistik, teknik penulisan berita, hingga pemahaman etika pers.
“Terima kasih kepada Bapak Rektor atas sambutan dan dukungannya. Rencananya kegiatan ini akan dilaksanakan selama tiga hari dengan menghadirkan pemateri dari Pengurus PWI Sulsel,” ujar Darwis.
Ia menambahkan, pelatihan tersebut diharapkan dapat melahirkan mahasiswa yang tidak hanya aktif di lingkungan akademik, tetapi juga mampu memahami peran media dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat.
Sementara itu, Rektor UMS Rappang Prof. Jamaluddin Ahmad menyambut positif rencana pelatihan jurnalistik tersebut. Menurutnya, kemampuan jurnalistik menjadi nilai tambah bagi mahasiswa di tengah perkembangan dunia informasi dan teknologi digital yang semakin pesat.
“Bagus, karena nantinya mahasiswa setelah diwdan bisa magang di perusahaan media,” kata Prof. Jamaluddin Ahmad.
Prof. Jal, sapaan akrabnya, menilai peran pers memiliki posisi strategis dalam pembangunan masyarakat, terutama dalam menyampaikan informasi edukatif dan membangun budaya literasi di tengah masyarakat.
Ia juga menegaskan bahwa kehadiran generasi baru wartawan sangat dibutuhkan untuk menjawab tantangan dunia jurnalistik di era digital sekaligus memperkuat fungsi kontrol sosial.
“Mahasiswa perlu dibekali kemampuan menulis dan memahami etika jurnalistik agar mampu menjadi penyampai informasi yang bertanggung jawab,” ujarnya.(*)
Tidak ada komentar