
WAJO METRO MILENIAL ONLINE
– Kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, memicu kekhawatiran terhadap kesehatan masyarakat, terutama anak-anak usia sekolah. Menyikapi kondisi tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wajo, Alamsyah, mengajak para siswa agar mengenakan masker saat berangkat ke sekolah.
Himbauan tersebut disampaikan Alamsyah dengan melalui media ini, Ia juga menilai, bahwa penggunaan masker menjadi salah satu langkah pencegahan yang dapat dilakukan untuk meminimalkan risiko gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap. Rabu (14/10/2026).
Menurutnya, anak-anak perlu mendapat perhatian khusus karena masih rentan terhadap dampak buruk kualitas udara yang menurun. Terlebih, sebagian siswa harus beraktivitas di luar ruangan saat berangkat maupun pulang sekolah.
“Keselamatan dan kesehatan anak-anak kita harus menjadi perhatian bersama. Saya mengajak para siswa agar menggunakan masker saat berangkat ke sekolah sebagai langkah pencegahan terhadap dampak kabut asap ini,” ujarnya.
Alamsyah mengungkapkan, hingga saat ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wajo belum mengeluarkan surat edaran resmi mengenai penggunaan masker di lingkungan sekolah. Pihaknya masih menunggu regulasi atau arahan dari instansi yang berwenang dalam penanganan bencana tersebut.
Kendati belum ada edaran resmi, ia berharap ajakan penggunaan masker dapat menjadi perhatian pihak sekolah dan orang tua. Upaya pencegahan dinilai penting dilakukan agar aktivitas belajar-mengajar tetap berlangsung dengan memperhatikan kondisi kesehatan peserta didik.
“Saya hanya ingin menjaga anak-anak kita yang sedang belajar di sekolah agar tidak terkena dampak kabut asap ini. Jangan sampai gara-gara asap ini ada siswa kita yang mengalami gangguan kesehatan. Karena itu, saya mengajak agar anak-anak menggunakan masker sebagai bentuk perlindungan diri,” tegasnya.
Pernyataan itu disampaikannya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa (13/10/2026). Ia juga menyebutkan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti apabila terdapat arahan dari Dinas Kesehatan Provinsi.
“Sejauh ini belum ada kasus terkait asap yang ditimbulkan. Gubernur juga sudah mencabut surat edaran. Jika ada perintah dari Dinas Kesehatan Provinsi, tentu akan saya tindak lanjuti,” ungkapnya.
Kekhawatiran serupa turut dirasakan orang tua siswa. Besse Fitri, salah satu orang tua siswa sekolah dasar di Kecamatan Tempe, mengaku memilih membekali anaknya dengan masker sebelum berangkat ke sekolah sebagai langkah antisipasi.
“Melihat kondisi udara saat ini yang kurang sehat karena adanya kabut asap, saya memilih memakaikan masker kepada anak sebelum berangkat ke sekolah. Kami sebagai orang tua tentu khawatir dengan kesehatan anak, apalagi mereka masih kecil,” katanya.
Ia berharap kabut asap segera berkurang dan kualitas udara di Kabupaten Wajo kembali membaik. Dengan begitu, masyarakat dapat beraktivitas secara lebih nyaman dan para siswa bisa mengikuti proses pembelajaran dengan lebih aman.
Di tengah kondisi tersebut, kewaspadaan dan langkah pencegahan menjadi penting, sembari menunggu perkembangan kualitas udara serta arahan lebih lanjut dari instansi terkait.(*)
Laporan:(Alif BATARA Dewa).
Tidak ada komentar