Sumur Bor Hadir, Sawah Tadah Hujan di Bapangi Tetap Produktif

waktu baca 2 menit
Sabtu, 3 Okt 2026 07:23 0 25 Bahri Layya

Metromilenial online.com, Sidrap—Upaya Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menjaga produktivitas pertanian melalui penyediaan sumber air menunjukkan hasil nyata.

Sawah tadah hujan milik H. Muiz di Dusun Padaelo, Desa Bapangi, Kecamatan Panca Lautang, mampu menghasilkan 6,4 ton gabah per hektare.

Hasil tersebut terlihat dalam panen yang dihadiri Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif, Sabtu (3/10/2026). Turut hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sidrap Patahangi Nurdin, Kepala Dinas TPHPKP Ibrahim, Kepala Dinas PSDA Andi Safari Renata, serta Camat Panca Lautang.

Lahan yang sebelumnya bergantung pada curah hujan tersebut kini mendapat dukungan sumber air melalui sumur bor dengan kedalaman sekitar 100 meter.

Ketersediaan air menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan tanaman dan meningkatkan produktivitas lahan.

Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif mengatakan, capaian panen tersebut merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah dan petani.

Pemerintah terus berupaya menghadirkan berbagai dukungan untuk membantu petani meningkatkan produksi.

“Ini sebagai bentuk kerja kita. Kita sudah siapkan dan berikan bantuan, mulai dari listrik masuk sawah, bor, dan lain sebagainya,” ujar Syaharuddin.

Menurutnya, pembangunan dan penyediaan sarana pendukung pertanian bukan sekadar bantuan, tetapi merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan petani memiliki akses terhadap kebutuhan dasar produksi, terutama air.

“Kalau air tersedia, petani bisa lebih yakin untuk menanam. Kita ingin lahan yang selama ini bergantung pada hujan bisa tetap produktif dan memberikan hasil yang maksimal,” katanya.

Syaharuddin juga mengapresiasi petani yang terus berupaya mengelola lahan dan memanfaatkan fasilitas yang telah disiapkan pemerintah.

“Panen 6,4 ton per hektare ini membuktikan bahwa ketika pemerintah hadir, fasilitas tersedia, dan petani bekerja dengan baik, hasilnya bisa kita lihat bersama,” tuturnya.

Ia berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi motivasi bagi petani lainnya di Kecamatan Panca Lautang untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian.

“Ini bukan hanya soal panen hari ini, tetapi bagaimana kita memastikan pertanian terus berjalan, produksi meningkat, dan kesejahteraan petani juga ikut meningkat,” pungkasnya.(HMS/*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *