Lebih dari 10 Tiang Listrik Rubuh di Kasimbar, Akses Jalan Lumpuh Total, Kades Desak Sanksi Tegas Bagi Kontraktor Asal-asalan

waktu baca 2 menit
Minggu, 2 Agu 2026 06:29 0 1 Bahri Layya

 

Metromilenial online.com, Morowali— Bencana infrastruktur kembali menimpa warga Desa Kasimbar. Puluhan tiang listrik dilaporkan ambruk dan rebah ke tengah jalan, hingga menimpa tiang lainnya di seberang jalan. Akibatnya, kabel jaringan putus, aliran listrik padam total, dan akses jalan penghubung Kasimbar-Tambu lumpuh total tak dapat dilalui kendaraan.

Kepala Desa Kasimbar, Nawir, yang langsung menghubungi awak media untuk menyampaikan kejadian ini, menyatakan kerusakan kali ini jauh lebih parah dibanding insiden serupa yang terjadi sekitar dua minggu lalu.

“Jika sebelumnya hanya beberapa, maka kali ini lebih dari 10 tiang sekaligus rubuh. Akibatnya arus lalu lintas lumpuh total, jalan penghubung Kasimbar ke Tambu sama sekali tidak bisa dilewati,” ungkap Nawir dengan nada prihatin.

Tentu saja kejadian ini memicu pertanyaan besar di benak masyarakat. Belum genap satu bulan sejak insiden pertama terulang kembali dengan skala yang lebih besar. Warga mulai meragukan kualitas pengerjaan proyek kelistrikan tersebut, terlebih nilainya yang disebut menelan anggaran ratusan juta hingga triliunan rupiah.

Kepala Desa Kasimbar pun menyampaikan kekecewaan mendalam dan memohon kepada para pemangku kebijakan serta pihak berwenang untuk bertindak tegas. Ia menilai kejadian ini bukti nyata adanya keteledoran dan pengerjaan yang asal-asalan.

“Kami memohon kepada bapak-bapak para penentu kebijakan, agar kontraktor yang mengerjakan proyek secara asal-asalan seperti ini jangan lagi diberi ruang dan kesempatan bekerja di wilayah kita. Ini sudah dua kali terjadi dalam waktu kurang dari sebulan, sangat disayangkan anggaran besar dikelola tanpa tanggung jawab,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih menunggu langkah cepat perbaikan, sembari berharap evaluasi total dan sanksi tegas segera diterapkan demi menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat.Sukamri/*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *