Metromilenialonline.com Palu – Kelurahan Tondo di Kecamatan Mantikulore diprediksi menjadi salah satu penyumbang utama Pendapatan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kota Palu untuk tahun anggaran 2026. Hal ini sejalan dengan statusnya sebagai kelurahan terbesar dari total 48 kelurahan yang ada di Kota Palu. (13/7/26)
Lurah Tondo, Mursidin Siraj, S.Sos, menjelaskan bahwa wilayah kelurahannya mencakup 21 Rukun Warga (RW) dan 65 Rukun Tetangga (RT), dengan jumlah objek pajak yang paling banyak dibandingkan kelurahan lain se-Kota Palu.
“Kelurahan Tondo adalah kelurahan terbesar di antara 48 kelurahan yang ada di Kota Palu. Potensi penerimaan PBB di sini sangat besar karena luas wilayah dan jumlah objek pajaknya yang paling banyak,” ujar Mursidin kepada media Metro.
Mursidin berharap kesadaran masyarakat dalam melunasi kewajiban pembayaran PBB terus meningkat. Jika pembayaran berjalan lancar dan tepat waktu, ia optimis Tondo bisa mencatatkan diri sebagai kelurahan dengan pendapatan PBB terbesar di Kota Palu pada tahun 2026, di estimasi kurang lebih 2 milyar pertahun.
“Kami berharap seluruh warga bisa melunasi kewajiban PBB tepat waktu, iuran sampah. Dukungan warga sangat kami harapkan agar Tondo tidak hanya menjadi kelurahan terbesar secara wilayah, tapi juga menjadi yang terbesar dalam kontribusi penerimaan PBB bagi Kota Palu termasuk iuran sampah,” tambahnya.
Pihaknya juga berkomitmen mempermudah akses informasi dan pelayanan pembayaran bagi warga, serta menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan potensi pendapatan tersebut agar manfaatnya kembali untuk pembangunan di wilayah Kelurahan Tondo. (dirwan/*)
Tidak ada komentar