.
METRO MILENIAL.COM WAJO – Ketua DPRD Kabupaten Wajo, H. Firmansyah Perkesi, disambut antusias oleh warga saat menggelar reses di Kelurahan Atakkae, Kecamatan Tempe, Selasa (27/01/2026). Legislator Partai Gerindra dua periode ini “dihujani” beragam tuntutan mulai dari fasilitas kebersihan hingga kesejahteraan perangkat lingkungan.
Dalam forum tersebut, isu lingkungan menjadi sorotan utama. Warga mengeluhkan kurangnya armada pengangkut sampah yang membuat limbah rumah tangga kerap menumpuk.
“Kami butuh tambahan minimal 2 unit motor sampah lagi. Yang ada sekarang sudah tidak sanggup meng-cover semua wilayah di Attakae yang sudah 8 ribu lebih penduduknya,”jelas Lurah Attakae, Ishak.
Tak hanya itu, masalah penanganan banjir di Hunian Serikaya dan mampetnya distribusi air PDAM juga menjadi rapor merah yang disampaikan warga kepada ketua DPRD.
Aspirasi lainnya seperti Pemasangan paving block di lapangan dan kelanjutan pembangunan jalan, penambahan lampu jalan dan kursi untuk posyandu, dan usulan kenaikan insentif bagi para Ketua RT.
Menanggapi “curhatan” warga, H. Firmansyah Perkesi merespons dengan sikap realistis namun optimistis. Ia mengakui adanya keterbatasan anggaran daerah (APBD), namun hal tersebut bukan alasan untuk tidak bergerak.
“Saya sudah mencatat semua, terutama yang sifatnya darurat dan mendesak. Kita harus jujur bahwa anggaran kita terbatas, maka yang akan kita dorong adalah yang menjadi skala prioritas,” ujar Firmansyah.
Ia menegaskan bahwa tugasnya sebagai Ketua DPRD adalah memastikan aspirasi tersebut masuk ke dalam perencanaan pembangunan pemerintah daerah.
“Mari kita sama-sama memperjuangkan ini. Apa yang paling mendesak bagi masyarakat Atakkae, itu yang akan saya kawal ketat agar segera ditindaklanjuti oleh dinas terkait,” tegasnya di hadapan ratusan konstituen.
Laporan : (Alif Batara Dewa).
(Humas DPRD Wajo)
Tidak ada komentar