STIMI YAPMI Makassar Akan Jadikan BumDes Desa Compong dan Desa Buae Percontohan , Penguatan Manajemen Strategi Bisnis Digital

waktu baca 3 menit
Kamis, 8 Jan 2026 13:05 0 79 Bahri Layya

Metromilenial online.com, Rektor STIMI- YAPMI Makassar berkunjung dan menjajaki potensi 2 Desa di Sidrap Yakni Desa Buae ,Kecamatan Watangpulu dan Desa Compong, Kecamatan Pituriase,Rabu 7Januari 2026.

Rektor STIMI YAPMI Makassar,DR.Ibrahim Syah bersama Rombongan Dosen lainya mengawali kunjungan kerjanya,Rabu pagi 7 Januari 2026 di Desa Buae, Kecamatan Watangpulu, Kab Sidrap. Dalam kunker ya Rombongan Kampus STIMI YAPMI Makassar di terima langsung Ke epak
la Desa Buae ,H Laupe.

Dalam pertemuannya, sejumlah potensi Desa Buae akan dijajaki kerjasama melalui BUMDes Desa Buae yakni, Jagung, Kacang tanah dan sektor pertanian dan peternakan lainya. Kades Buae,H .Laupe bersama Ketua Bumdesnya sekaligus berkolaborasi dengan Pihak STIMI YAPMI Makassar dengan penandatangan kerjasama MOU tahun 2026.

Selanjutnya, Rektor STIMI YAPMI Makassar melanjutkan kunjungan Kerjanya di Desa Compong,Kecamatan, Pituriase,Sidrap. Selama 2 jam Perjalanan dengan jarak 49 KM dari kota Pangkajene, Rombongan Rektor STIMI YAPMI Makassar sebanyak 6 orang itu tiba di kantor Desa Compong, kemudian mereka di sambut hangat Kepala Desa Compong, Egy Sunardi Nurdin langsung diruang kerja Kepala Desa Compong dengan suguhan kue khas Compong .Dalam pertemuan
ya dengan Pihak STIMI -YAPMI Makassar, Kepala Desa Compong, Egy Sunardi Nurdin bersama Ketua dan oengurus Badan Usaha milik Desa ( BUMDES) Compong menjelaskan sejumlah potensi Desa Compong saat ini yang di kembankan (BumDes) Compong, Yakni Pembuatan Gula Aren yang diolah menjadi Golla Lumika atau Gula semut original , Wisata Alam Pattumba, Penjualan gas Elpiji, pemeliharaan ikan nila, Jagung, Buah Durian, Langsat, dan lainya .

Rektor STIMI YAPMI Makassar,DR Ibrahim Syah,SE,M.M bersama Kades Compong,Egy Sunardi Nurdin dan Kades Buae,H Laupe serta Pimred Metronilenial online.com ,Bahri Layya melanjutkan kunjungan langsung Potensi Desa yang dikelola BumDes Compong di tempat Wisata alam Air Terjun Patumba,Dusun 1 Compong, Desa Compong yang penuh pesona keindahan alamnya, pembuatan Gula semut,dan kunjungan dilokasi Ketahanan pangan dengan melihat pengembangan ribuan bibit ikan nila diatas bukit dusun 3 proyek Desa Compong dengan 27 kolam terpal sambil menikmati kopi Gola Lumika atau gula semut original campur jahe dan kunyit sehi gga dapat menambah stamina bagi yang menikmatinya.

Kepala Desa Compong, Egy Sunardi Nurdin, S.Pd., M.Si, yang ditemui media ini menjelaskan, bahwa desanya memiliki beragam potensi yang dapat dikembangkan menjadi komoditas unggulan BUMDes. Di antaranya wisata alam air terjun, budidaya ikan nila, jagung, gula aren, cengkeh, serta berbagai komoditas buah seperti jeruk nipis dan durian.

“Saat ini BUMDes sudah mengelola beberapa unit usaha, seperti wisata air terjun, produk hilir gula aren berupa gula semut aneka rasa, serta budidaya ikan nila,” jelasnya.

Menurut Egy, kerja sama dengan STIMI Yapmi Makassar bertujuan agar roda bisnis BUMDes dapat berjalan lebih optimal, profesional, dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan ekonomi desa ke depan.

Sementara, Ketua STIMI -,YAPMI Makassar yang juga tim pendamping Desa, Dr. Ibrahim Syah menambahkan, tim pendampingan telah memetakan potensi usaha yang akan menjadi fokus pengembangan BUMDes. Pihak kampus, lanjutnya, akan mengawal proses penguatan BUMDes secara menyeluruh, mulai dari perbaikan manajemen organisasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, tata kelola keuangan, digitalisasi, hingga strategi pemasaran.

“Desa Compong kami jadikan sebagai proyek percontohan Kampus Berdampak STIMI Yapmi Makassar tahun 2026, selain Desa Buae di Kabupaten Sidrap. (*).

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *