Bupati Sidrap Letakkan Batu Pertama Dhuafa Centre Muhammadiyah, Sumbang 200 Zak Semen

waktu baca 3 menit
Rabu, 30 Sep 2026 12:01 0 6 Bahri Layya

Metromilenial online.com, Sidrap— Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), H. Syaharuddin Alrif, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Dhuafa Centre Muhammadiyah di Kelurahan Arawa, Kecamatan Watangpulu, Kabupaten Sidrap, Rabu, 30 September 2026 sore.
Pembangunan Dhuafa Centre Muhammadiyah tersebut mengusung tema “Peduli, Berbagi, Memberdayakan Masyarakat.”
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tokoh Muhammadiyah, pemerintah daerah, unsur Forkopimcam Watangpulu, organisasi perempuan, mahasiswa, serta masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Ketua PDM Sidrap H. Syamsu Tang, Sekretaris PDM H. Kalam Fattah, Penasehat PDM Drs. A. Jamal Tombong, Rektor ITKeS Muhammadiyah Sidrap Dr. Tahir, Ketua Aisyiyah Sidrap Salfiah Sanusi, Ketua BAZNAS Sidrap Drs. Madealing, Kadis Kesehatan Sidrap Dr. Ishak Kenre, Kepala Puskesmas Lawawoi Muh. Ali yang juga Ketua Panitia, Rektor Ihsan, Camat Watangpulu Drs. Mansur, Kapolsek Watangpulu AKP Jamaluddin, Danramil Watangpulu, Anggota DPRD Sidrap Agus Syamsuddin, Lurah Arawa, Lurah Lawawoi, Kepala Desa Lainungan, Lurah Batulappa, para pimpinan cabang Muhammadiyah, mahasiswa UMS Rappang dan MBS Rappang.Ketua Karang Taruna Sidrap,
Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kecamatan Watangpulu, Drs. Nurdin Sannu, menyampaikan terima kasih kepada H. Muhammad Yafid yang telah mewakafkan tanahnya untuk pembangunan Dhuafa Centre Muhammadiyah.
Nurdin yang juga Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Watangpulu itu mengapresiasi kehadiran Bupati Sidrap yang sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung tersebut.
“Terima kasih kepada Bapak H. Muhammad Yafid yang telah mewakafkan tanah untuk pembangunan Dhuafa Centre Muhammadiyah. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur, khususnya H. Sultan dan H. Kani yang telah menyumbangkan 100 zak semen,” ujar Nurdin.
Menurutnya, kehadiran PDM Sidrap, sejumlah organisasi otonom Muhammadiyah, pemerintah dan unsur masyarakat menjadi dukungan penting bagi pembangunan Dhuafa Centre tersebut.
“Mudah-mudahan pembangunan Dhuafa Centre ini dapat berjalan sesuai rencana. Karena itu, kami mengajak seluruh pihak bersama-sama membangun sarana umat ini,” katanya.
Ia menjelaskan, Dhuafa Centre nantinya diharapkan menjadi wadah untuk memberdayakan masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan, melalui berbagai kegiatan sosial dan keagamaan.
“Tujuannya untuk memberdayakan masyarakat dalam kegiatan sosial dan keagamaan. Mari kita berjibaku bersama membangun Dhuafa Centre ini sampai selesai agar dapat dimanfaatkan masyarakat,” ungkapnya.
Bupati Target Kemiskinan Sidrap Terus Menurun
Sementara itu, Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif memberikan apresiasi kepada H. Muhammad Yafid dan H. Sultan yang ikut berkontribusi dalam pembangunan Dhuafa Centre Muhammadiyah di Kelurahan Arawa.
Menurut Syaharuddin, pembangunan sarana sosial seperti Dhuafa Centre membutuhkan kebersamaan antara ulama, umara, para dermawan dan masyarakat.
“Kalau ulama, umara dan para dermawan hadir bersama, insyaallah pembangunan Dhuafa Centre Muhammadiyah ini dapat kita wujudkan bersama,” ujar Syaharuddin.
Ia berharap keberadaan Dhuafa Centre tidak hanya menjadi tempat kegiatan sosial dan keagamaan, tetapi juga dapat berperan dalam pemberdayaan masyarakat dan membantu mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Sidrap.
Bupati menyebut masih terdapat sekitar 15 ribu warga miskin di Sidrap, sementara di wilayah Arawa terdapat sekitar 180 warga miskin.
Menurutnya, salah satu upaya mengurangi kemiskinan adalah menyelesaikan persoalan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi, termasuk sektor pertanian dan sektor produktif lainnya.
“Target saya angka kemiskinan terus berkurang dan kemiskinan Sidrap bisa menjadi yang terendah di Sulsel,” tegasnya.
Selain memberikan dukungan terhadap pembangunan Dhuafa Centre, Bupati Syaharuddin juga menyatakan akan memperhatikan infrastruktur jalan di wilayah Arawa, termasuk akses jalan menuju lokasi Dhuafa Centre Muhammadiyah.
Dalam kesempatan tersebut, Syaharuddin Alrif juga memberikan bantuan 200 zak semen untuk mendukung pembangunan Dhuafa Centre Muhammadiyah.
Sumbangan tersebut langsung mendapat apresiasi dari jajaran PDM Sidrap dan panitia pembangunan.
Peletakan batu pertama ini menjadi tanda dimulainya pembangunan Dhuafa Centre Muhammadiyah yang diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan sosial, keagamaan dan pemberdayaan masyarakat di Kecamatan Watangpulu.
Dengan semangat “Peduli, Berbagi, Memberdayakan Masyarakat,” Dhuafa Centre diharapkan nantinya mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan.(*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *