Rektor UMS Rappang Hadiri ISSBRC4/2026 di Bali, Kerja Sama Global Diperluas

waktu baca 4 menit
Rabu, 12 Agu 2026 14:05 0 1 Bahri Layya

Metromilenial online.com, BALI — Rektor Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) Prof. Dr. H. Jamaluddin Ahmad, S.Sos., M.Si., menghadiri International Social Sciences and Business Research Conference (ISSBRC4/2026) yang digelar di Politeknik Pariwisata Bali, 10-12 Agustus 2026.

Dalam kegiatan konferensi internasional tersebut, Prof. Jamaluddin Ahmad didampingi Kepala Lembaga Penelitian, Pengembangan, dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) UMS Rappang, Assoc. Prof. Dr. Ahmad Mustanir, S.I.P., M.Si.
Keduanya tidak hanya mengikuti rangkaian konferensi, tetapi juga berkesempatan mempresentasikan artikel dalam forum akademik internasional tersebut.

Selain itu, kehadiran pimpinan UMS Rappang di Bali juga dimanfaatkan untuk memperkuat jejaring kerja sama internasional melalui penandatanganan sejumlah dokumen kerja sama, di antaranya Memorandum of Understanding (MoU), Letter of Agreement (LoA), dan Memorandum of Agreement (MoA) dengan sejumlah institusi mitra luar negeri.
Kepala LP3M UMS Rappang Assoc. Prof. Dr. Ahmad Mustanir mengatakan kerja sama tersebut diarahkan pada penguatan kolaborasi akademik, penelitian, publikasi ilmiah, serta penyelenggaraan konferensi internasional dan semuanya di koordinir oleh Prof. Kittisak wongmahesak dari North Bangkok uUniversity.

“Penandatanganan MoU, LoA, dan MoA ini berkaitan dengan penguatan kerja sama penelitian dan publikasi, termasuk penyelenggaraan konferensi akademik bersama dengan mitra internasional,” kata Ahmad Mustanir saat dikonfirmasi, Rabu (12/8/2026).
Salah satu kerja sama yang dilakukan UMS Rappang yakni dengan Association of Legal & Political Studies (ALPS), Thailand melalui penandatanganan Letter of Agreement (LoA) tentang Penyelenggaraan Bersama Konferensi Akademik.

Melalui perjanjian tersebut, UMS Rappang dan ALPS sepakat menjadi penyelenggara bersama sejumlah konferensi akademik nasional dan internasional.
Kerja sama tersebut mencakup lima agenda konferensi, yakni Konferensi Internasional Penelitian Ilmu Sosial dan Bisnis; Konferensi Virtual Nasional dan Internasional tentang Penelitian Multidisiplin; Konferensi Nasional dan Internasional tentang Humaniora dan Ilmu Sosial; Konferensi Nasional dan Internasional tentang Sains, Teknologi, dan Kesehatan; serta Konferensi Pascasarjana Nasional.

Menurut Ahmad Mustanir, kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis untuk memperluas akses dosen dan peneliti UMS Rappang terhadap jejaring akademik internasional.
“Kerja sama ini diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi dapat diimplementasikan dalam bentuk kegiatan akademik, penelitian bersama, publikasi ilmiah, serta konferensi yang melibatkan dosen dan peneliti dari kedua belah pihak,” ujarnya.

Selain dengan ALPS Thailand, UMS Rappang juga memperkuat kerja sama akademik dan riset dengan Universitas Suan Dusit, Thailand, khususnya melalui Hub Talenta di Bidang Pariwisata Gastronomi.
Kerja sama tersebut dituangkan dalam Memorandum of Agreement (MoA) tentang Kerja Sama Akademik dan Riset di Bidang Pariwisata Gastronomi.

Dalam MoA tersebut, kedua pihak sepakat membangun jaringan kolaborasi untuk meningkatkan kapasitas akademik dan penelitian pada tingkat internasional, khususnya di bidang pariwisata gastronomi dan disiplin ilmu terkait.
Ruang lingkup kerja sama antara lain mencakup pengembangan jaringan akademik, penelitian bersama, pengembangan dan publikasi jurnal ilmiah maupun prosiding konferensi internasional, pertukaran peneliti dan akademisi, serta berbagai aktivitas akademik dan penelitian lainnya.

Kerja sama ini dinilai sejalan dengan upaya UMS Rappang dalam memperluas jejaring internasional sekaligus mendorong hilirisasi hasil penelitian agar memberikan manfaat lebih luas bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat.

Sementara itu, Rektor UMS Rappang Prof. Dr. H. Jamaluddin Ahmad mengatakan partisipasi dalam konferensi internasional dan penandatanganan kerja sama tersebut menjadi bagian dari komitmen UMS Rappang untuk terus meningkatkan kualitas akademik dan riset.

Menurutnya, perguruan tinggi tidak cukup hanya membangun kerja sama secara administratif, tetapi harus memastikan setiap kerja sama menghasilkan program yang konkret dan berkelanjutan.
“Kami berharap kerja sama internasional ini dapat diimplementasikan dalam bentuk program nyata, terutama dalam penguatan penelitian, publikasi internasional, pertukaran akademisi, konferensi bersama, dan pengembangan inovasi,” kata Prof. Jamaluddin.

Ia menambahkan, kolaborasi dengan institusi luar negeri juga diharapkan membuka lebih banyak peluang bagi dosen dan mahasiswa UMS Rappang untuk terlibat dalam kegiatan akademik bertaraf internasional.

“Ini merupakan bagian dari ikhtiar UMS Rappang untuk memperkuat posisi sebagai perguruan tinggi yang berorientasi pada riset, inovasi, dan jejaring internasional. Kami ingin kerja sama ini memberikan ruang yang lebih luas bagi dosen dan mahasiswa untuk berkembang di tingkat global,” pungkasnya.(*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *