Metromilenial online.com, SIDRAP — Pelaksanaan Baitul Arqam I Angkatan VII bagi dosen dan tenaga kependidikan (tendik) Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) resmi berakhir. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari itu ditutup pada Ahad (14/6/2026) setelah berjalan sukses dan lancar.
Mengusung tema “Aktualisasi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) untuk UMS Rappang Berkemajuan”, kegiatan ini menjadi wadah penguatan pemahaman keislaman dan ideologi Muhammadiyah bagi dosen serta tenaga kependidikan.
Melalui Baitul Arqam, para peserta dibekali pemahaman tentang nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) sebagai landasan dalam menjalankan tugas akademik maupun pelayanan di lingkungan kampus.
Dalam penutupan kegiatan tersebut, tiga peserta terpilih sebagai peserta terbaik dari puluhan peserta yang mengikuti kegiatan. Mereka yakni Terbaik I Muh. Takdir, S.Pd., M.Pd., Terbaik II Eka Anugrah, S.I.P., dan Terbaik III Iswandi, S.I.P., M.A.P.
Salah satu peserta terbaik, Muh. Takdir yang merupakan dosen UMS Rappang, mengaku mendapatkan banyak pengalaman dan pengetahuan baru selama mengikuti kegiatan Baitul Arqam.
“Alhamdulillah kegiatan Baitul Arqam angkatan ketujuh telah ditutup. Kami sangat bersyukur karena selama tiga hari kami ditempa dengan berbagai ilmu yang bermanfaat untuk kemajuan persyarikatan Muhammadiyah,” ujar Muh. Takdir.
Ia menilai kegiatan tersebut membuka wawasan peserta mengenai peran Muhammadiyah sebagai organisasi yang memiliki kontribusi besar dalam kehidupan umat dan bangsa.
“Ini menjadi amanah bagi kami untuk mengimplementasikan ilmu yang didapatkan. Ke depan, kami harus terus mengambil peran dalam melanjutkan perjuangan Muhammadiyah,” katanya.
Hal senada disampaikan Eka Anugrah, salah satu staf UMS Rappang yang juga menjadi peserta terbaik. Ia mengaku kegiatan tersebut memberikan pemahaman baru tentang Muhammadiyah.
“Sebelumnya saya belum banyak mengetahui tentang Muhammadiyah. Melalui kegiatan ini, saya kembali diingatkan dan mendapatkan banyak pemahaman baru,” ungkapnya.
Menurut Eka, metode penyampaian materi yang diberikan para instruktur membuat peserta lebih mudah menerima setiap pembelajaran.
“Materinya disampaikan dengan cara yang baik dan lembut sehingga kami lebih mudah memahami. Banyak hal yang kami dapatkan dari kegiatan ini,” jelasnya.
Sementara itu, peserta lainnya, Firman Tahir, menyebut Baitul Arqam menjadi proses kaderisasi yang memberikan pengalaman berharga bagi dosen dan tendik UMS Rappang.
“Alhamdulillah kegiatan ini sangat baik. Kami diajarkan bagaimana menjadi kader yang sejati dan bermanfaat bagi bangsa dan negara,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan yang dilaksanakan dengan suasana alam tersebut memberikan kesan tersendiri bagi para peserta.
“Perkaderan selama tiga hari ini menjadi pengalaman terbaik bagi kami. Semoga ilmu yang diperoleh bisa diterapkan dalam kehidupan dan lingkungan kerja,” tuturnya.
Baitul Arqam I Angkatan VII UMS Rappang berlangsung mulai Jumat hingga Ahad, 12–14 Juni 2026, sebagai bagian dari komitmen kampus dalam memperkuat nilai AIK menuju perguruan tinggi Muhammadiyah yang berkemajuan.(Bah/*)
Tidak ada komentar