Metromilenial online com, Morowali—Aktifitas houling ban bekas dari desa siumbatu menuju tongkang di jety PT. Azka menggunakan unit 10 roda melintasi jalan nasional kurang lebih dua kilo meter (2 km), sangat mengganggu kenyamanan pengendara umum di sebabkan kerap kali terjadi kemacetan Desa Siumbatu,Selasa,12/05/2026.
Riyan salah seorang pengendara roda dua sebagai pekerja di kawasan pt. Indonesia morowali Industrial Park (PT. IMIP) menyampaikan langsung keluhan kepada awak media senin, 11/05/2026.
Riyan menyatakan bahwa adanya aktifitas itu, sering terjadi kemacetan panjang di bagian ujung desa siumbatu di karenakan mobil 10 roda yang mengangkut ban bekas. tuturnya.
belum lagi di pendakian pertama puncak siumbatu, jalan begitu licin di sebabkan air yang di dalam ban tersebut jatuh-jatuh pada saat mobil angkut ban menanjak. saya nyaris jatuh karena licin. tambah Riyan.
aktifitas tersebut berjalan sudah kurang lebih satu minggu, yang mirisnya pemerintah atau instansi terkait hanya melakukan pembiaran. sementara di duga aktifitas itu tidak memilik izin resmi dalam memanfaatkan jalan nasional.. semoga saja dengan kondisi jalan saat inj tidak menelan korban jiwa bagi pengendara umum,.
pemerintah dan aparat desa siumbatu, tidak ada fungsi hanya melakukan pembiaran aktifitas tersebut di desa siumbatu. Aparat Penegak Hukum (APH) tutup mata dalam hal ini, di duga telah menerima koordinasi dari aktifitas ini
Tutup, Sementara pihak pemerintah setempat dikonfirmasi hingga saat ini belum ada tindakan.(Tim/*)
Tidak ada komentar