–
Metromilenial online.com, SIDRAP — Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya berorientasi lokal, tetapi juga memiliki wawasan global.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui program benchmarking yang menjadi kegiatan wajib bagi mahasiswa jenjang magister (S2). Program ini dirancang sebagai sarana pembelajaran langsung di luar negeri guna memperluas perspektif akademik dan budaya mahasiswa. Tidak heran, program benchmarking kerap menjadi agenda yang paling dinanti karena memberikan pengalaman berharga dan berkesan.
Pada Selasa (28/4/2026), UMS Rappang kembali memberangkatkan mahasiswa Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia untuk mengikuti kegiatan benchmarking ke tiga negara, yakni Malaysia, Singapura, dan Thailand.
Kegiatan ini didampingi oleh sejumlah dosen, yakni Prof. Dr. Jamaluddin Ahmad, S.Sos., M.Si., Dr. Yusmah, M.Hum., serta Dr. Pratiwi Ramlan, M.AP.
Dosen pendamping, Dr. Yusmah, menyampaikan bahwa kegiatan benchmarking ini merupakan angkatan ke-7 yang dilaksanakan oleh Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia. Program tersebut dijadwalkan berlangsung selama sepekan, mulai 28 April hingga 5 Mei 2026, dengan rangkaian kunjungan akademik ke sejumlah institusi pendidikan di Singapura, Thailand, dan Malaysia.
“Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat melihat secara langsung praktik pendidikan, khususnya dalam pengajaran bahasa Indonesia di tingkat internasional, sekaligus memperluas jejaring akademik,” ujar Yusmah.
Ia juga berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kompetensi, wawasan, serta kemampuan adaptasi di lingkungan global.
Sementara itu, Rektor UMS Rappang, Prof. Jamaluddin Ahmad, menjelaskan bahwa program benchmarking merupakan bagian dari strategi kampus dalam mendorong internasionalisasi pendidikan.
“Program ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar lintas negara, memperkaya sudut pandang mahasiswa, serta membandingkan sistem pendidikan yang diterapkan di berbagai negara,” kata Jamaluddin.
Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk menjadi lulusan yang kompeten, adaptif, dan mampu bersaing di tingkat global.
“Ke depan, kami ingin lulusan UMS Rappang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki jejaring internasional serta kesiapan menghadapi tantangan global,” ujarnya.(*)
Tidak ada komentar