Bupati Syahruddin Alrif Pimpin Pelepasan Beras, Komoditas Pangan Sidrap Mengalir ke Luar Daerah, Jaga Pasokan Nasional

waktu baca 2 menit
Kamis, 12 Feb 2026 15:08 0 14 Bahri Layya

Metromilenial online com, Sidrap–Komoditas pangan unggulan Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali mengalir ke berbagai daerah di Indonesia, Kamis (12/2/2026).

Pelepasan beras, telur, daging, dan DOC broiler dipimpin Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif dan Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah di Pelataran Monumen Ganggawa, menjadi bagian dari upaya menjaga pasokan dan stabilitas pangan nasional.

Turut hadir Kepala Balai Besar Pengembangan Pengujian Mutu Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Andi Muhammad Idil Fitri, Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse, Sekretaris Daerah Sidrap Andi Rahmat Saleh, serta perwakilan Forkopimda.

Tampak pula Direktur Kepatuhan Bank Sulselbar Rakhmat Nur Kadir, Wakil Pimpinan Wilayah Bulog Sulselbar Karmila Masmin Marunta, perwakilan PUPR Pusat, anggota DPRD, para asisten dan staf ahli bupati, kepala OPD, kepala bagian Setda, camat, direktur rumah sakit, kepala desa dan lurah, kepala sekolah, penyuluh pertanian, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin Alrif menyampaikan rasa syukur atas capaian produksi pangan Sidrap.

“Hasil produksi Kabupaten Sidrap dikirim ke berbagai daerah, terdiri atas beras Bulog sebanyak 15 kontainer dengan muatan 375 ton, beras PB 35 sebanyak 10 truk dengan muatan 105 ton, serta beras CV Gunung Berkah Bersama sebanyak 6 truk dengan muatan 60 ton, dengan total nilai mencapai Rp7,134 miliar,” ujarnya.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa Sidrap berperan sebagai lumbung beras nasional sekaligus lumbung telur Indonesia.

Selain beras, turut dilepas komoditas daging dan DOC broiler, serta alat dan mesin pertanian yang terjual pada Festival Tani Ternak.

Pelepasan komoditas ini diharapkan semakin memperkuat kontribusi Sidrap dalam menjaga ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan peternak di daerah.(*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *