Bupati Sidrap Target 1 Juta Ton, Tetapkan Harga Gabah dan Janji Angkat Martabat Petani

waktu baca 2 menit
Rabu, 1 Apr 2026 07:51 0 101 Bahri Layya

Metromilenial online.com, SIDRAP — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, memaparkan capaian, target, dan kebijakan strategis sektor pertanian dalam forum Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang berlangsung di Aula Saromase, Kabupaten Sidrap.
Dalam pemaparannya, Syaharuddin mengungkapkan bahwa luas lahan pertanian di Sidrap mencapai sekitar 52 ribu hektare, dengan sebagian besar telah tergarap, meskipun masih terdapat sedikit lahan yang belum dimanfaatkan secara optimal.
“Masih ada lahan yang belum tergarap, ini peluang besar untuk meningkatkan produksi pertanian kita,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa program Indeks Pertanaman (IP) 300 kini mulai menunjukkan hasil signifikan. Bahkan, musim tanam pertama, kedua, hingga ketiga telah berjalan di sejumlah wilayah.
“IP 300 kita sudah jalan dan mulai berhasil,” tegasnya.
Dengan dukungan program tersebut, Pemerintah Kabupaten Sidrap menargetkan produksi pertanian mencapai 1 juta ton per tahun.
“Target kita jelas, 1 juta ton per tahun. Dengan tiga kali musim tanam, ini sangat memungkinkan kita capai,” lanjutnya.
Selain peningkatan produksi, Bupati juga menetapkan harga gabah kering giling (GKG) sebesar Rp6.800 per kilogram sebagai bentuk keberpihakan kepada petani.
“Kita ingin petani mendapatkan harga yang layak, sehingga kesejahteraannya meningkat,” katanya.
Menurutnya, saat ini kesejahteraan petani di Sidrap terus menunjukkan tren positif. Bahkan, petani penggarap disebut dapat meraih pendapatan hingga sekitar Rp11 juta per bulan, dan akan lebih besar jika memiliki lahan sendiri.
Dalam kesempatan itu, Syaharuddin juga mengungkapkan pengalamannya terjun langsung ke sektor pertanian. Ia mengaku mengelola lahan bersama Sekretaris Daerah (Sekda) seluas 1 hektare dengan hasil yang cukup memuaskan.
“Saya juga bertani bersama Pak Sekda sekitar 1 hektare, dan hasilnya cukup lumayan,” ungkapnya.
Lebih jauh, ia memberikan peringatan tegas kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) agar berperan aktif dalam menyukseskan program IP 300.
“Gapoktan yang tidak ikut menyukseskan program ini akan kita evaluasi bahkan diganti,” tegasnya.
Di akhir pemaparannya, Bupati menegaskan komitmennya untuk mengangkat martabat masyarakat Sidrap, khususnya petani, melalui sektor pertanian.
“Petani harus sejahtera dan bangga dengan profesinya. Kita akan angkat martabat orang Sidrap lewat pertanian,” tutupnya.
Pemkab Sidrap akan terus memperkuat sektor ini melalui bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), perbaikan irigasi, serta penerapan teknologi modern.
Dengan berbagai capaian dan kebijakan tersebut, Sidrap optimistis sektor pertanian akan terus berkembang sebagai tulang punggung ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *