Metromilenial online com, Sidrap—Sebanyak 117 santri Pondok Tahfidzul Qur’an Al-Hasyimiyah Pajalele Kecamatan Tellu Limpoe diwisuda dalam Milad IV dan Wisuda Akbar II yang dirangkaikan dengan peringatan Isra Mi’raj, Rabu (14/1/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menguatkan Kabupaten Sidrap sebagai lumbung penghafal Al-Qur’an, sekaligus menegaskan peran pesantren dalam membentuk generasi Qur’ani yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.
Acara ini dihadiri Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif, didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Muhammad Iqbal, dan Camat Tellu Limpoe H. Ridwan Bachtiar. Tampak pula Kapolsek Tellu Limpoe Iptu Suharman Tahir, Babinsa Serka Anwar, Kepala Puskesmas Amparita Sulastri Saad, Kepala KUA Tellu Limpoe H. Falwi Rahman, serta para kepala desa dan lurah se-Kecamatan Tellu Limpoe.
Sejumlah tokoh agama dan undangan kehormatan juga hadir, antara lain Mab’uts Al-Azhar Cairo Mesir di Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang, Al-Mukarram Syekh Alaa Nour Bisyri Abdalla, Pendiri Yayasan Zam-Zam Al-Ikhlas Makassar H. Husain Saide, serta Kepala Kantor Kemenag Sidrap Dr. H. Fitriadi, S.Ag., M.Ag.
Pimpinan Pondok Pesantren Al-Hasyimiyah, Ustaz Lukman Hasyim, menyampaikan pada wisuda kali ini, sebanyak 117 santri diwisuda, terdiri dari santri 30 Juz (12 orang), 20 Juz (22 orang), 10 Juz (41 orang), dan 5 Juz (42 orang).
Ia selanjutnya mengapresiasi dukungan pemerintah daerah dan masyarakat dalam pengembangan pesantren.
“Saat ini, jumlah santri di pesantren mencapai 191 orang, berasal dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan bahkan luar provinsi,” ujarnya.
Bupati Syaharuddin mengapresiasi peran pesantren dalam mencetak generasi penghafal Al-Qur’an yang berakhlak mulia.
“Sidrap hari ini kita dorong bukan hanya sebagai lumbung beras dan telur, tetapi juga lumbung penghafal Al-Qur’an. Pembangunan daerah harus dibarengi iman, ilmu, dan akhlak,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat menjaga kebersihan, keamanan, serta kehidupan religius di sekitar pesantren.
Rangkaian kegiatan diisi prosesi wisuda santri, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, ceramah Isra Mi’raj, doa bersama, penyerahan simbolis mobil ambulans dari CV Cahaya 99, serta peletakan batu pertama pembangunan mushollah Tahfidz santriwati.(*)
Tidak ada komentar