Polsek Maritengae Kawal Penyaluran BLT BBM Dan BPOS (Sembako) Serta PKH di Kec Watang Sidenreng

banner 728x250
Bagikan..


Metromilenial online.com,Sidrap—Jajaran Polsek Maritengae Polres Sidrap menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bahan Bakar Minyak (BBM) dan BPOS serta PKH dalam Wilayah Kecamatan Watang Sidenreng, Kab Sidrap,
Rabu (07/12/2022 ), pukul 08.00 Wita, di Aula Kantor Lurah Kanyuara. Kegiatan tersebut dikoordinir langsung Kapolsek Maritengngae. AKP. Andi.Mappaherul . Mantan Kapolsek Duapitue itu menjelaskan, bahwa penyaluran BLT (Bantuan Langsung Tunai) BBM dan BPS (Bantuan Program Sembako) dan PKH (program keluarga harapan) Periode tahun 2022 tersebut dihadiri
yakni 1. Babinkamtibmas Desa penerima ,

  1. Para kepala Desa/lurah
  2. Juru Bayar KCP Maritengngae
  3. Para warga penerima bantuan. Dikatakanya,
    Adapun Desa dan Kelurahan yang menerima bantuan yaitu Kelurahan Kanyuara sebanyak 245 KPM. A Mappaherul menjelaskan, bahwa
    Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak (BLT BBM) itu senilai Rp. 150.000,- (Seratus Lima Puluh Ribu Rupiah) per bulan untuk dua bulan sekaligus, dan BPS (Bantuan Program Sembako) untuk tiga bulan senilai Rp. 600.000,- (Enam Ratus Ribu Rupiah) serta PKH (Program Keluarga Harapan) senilai 1.125.000 (Satu juta seratus dua puluh lima ribu rupiah).

Adapun total BLT yang diterima oleh warga masyarakat berpareasi mulai dari Rp. 900.000 (BBM + SEMBAKO)/warga, Rp. 1.425.000 (BBM tambah PKH) per/ warga dan Rp. 2.025.000 (BBM+PKH+Sembako) Per Kepala Keluarga,”ujar AKP. Andi Mappaherul.Ditambahkan, giat tetsebut kata, Andi Mappaherul adalah menginplementasikan program Kapolres Sidrap,AKBP Erwin Syah yakni melayani , membantu, dan melindungi masyarakat. Kegiatan berakhir pukul 11.30 Wita dalam keadaan aman dan lancar serta mendapat pengamanan dari personil Polsek Maritengngae .
Lebih jauh, Andi Mappaherul menjelaskan, penyaluran BLT sebagai upaya pemerintah untuk membantu warga masyarakat yang kurang mampu serta percepatan pemulihan ekonomi. Karena itu, kita mengantisipasi pebyaluran bantuan ini karena
tidak menutup kemungkinan penyaluran BLT Bayak yang tidak tepat sasaran sehingga warga masyarakat bayak yang merasa kecewa.Untuk itu saya
Harapkan,
Perlunya Babinkamtibmas untuk melakukan koordinasi dengan pihak Desa/lurah agar betul-betul mendata warganya yang kurang mampu dan tepat sasaran untuk diberikan BLT.(Bah/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *